Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arab Saudi Berinvestasi di Perusahaan Game Nintendo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2023 20:10 8:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2023 20:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan investigasi negara Arab Saudi sekarang memiliki 8,26% saham Nintendo, menjadikannya investor luar terbesar di perusahaan game asal Jepang itu.

Investigasi tersebut merupakan bagian dari upaya Public Investment Fund (Dana Investasi Publik) untuk mendiversifikasi perekonomian Kerajaan Arab Saudi di luar sektor minyak dan gas. Putra mahkota Pangeran Muhammad bin Salman sendiri konon senang pula bermain game.

Sebuah laporan yang dimasukkan ke regulator di Jepang hari Jumat (18/2/2023) mengungkapkan kepemilikan saham PIF di Nintendo, perusahaan yang dikenal dengan produknya Nintendo Switch dan game Super Mario Brothers.

Arab Saudi diketahui perlahan tapi pasti terus menambah andilnya di Nintendo, perusahaan berbasis di Kyoto yang kabarnya bernilai $52 miliar. Saham Nintendo ditutup sedikit turun pada hari Jumat di Bursa Efek Tokyo dengan harga $40,50 per saham.

Public Investment Fund tidak segera mengakui penambahan sahamnya di Nintendo, lapor Associated Press.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

PIF saat ini mengelola Savvy Games Group, yang bercita-cita mendirikan 250 perusahaan game di Arab Saudi dan menciptakan 39.000 pekerjaan. Savvy Games berencana untuk menginvestasikan sekitar $38 miliar di industri game dalam beberapa tahun ke depan.

Saat ini, pengelola investasi negara Saudi itu sudah memegang saham bernilai $2,9 miliar di Activision Blizzard, $1,7 miliar di Electronic Arts, $1,2 miliar saham di Take-Two Interactive, menurut data dari Nasdaq Stock Market.

Ekspansi Saudi ke dalam industri game bukan tanpa halangan sama sekali. Riot Games, pembuat game online populer League of Legends, pada 2020 membatalkan kemitraan dengan proyek kota masa depan Neom yang digagas Pangeran Muhammad karena mendapat protes dari sebagian kalangan pencinta game, yang merasa yakin pangeran berusia 37 tahun itu terlibat kematian kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi tahun 2018.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiJepangNintendo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendonor Sperma kepada LGBT Terungkap Usai 60 Bayi Miliki Wajah Identik
Tulisan selanjutnya Ketua MUI: Jauhi Childfree, Ayo Punya Anak yang Berkualitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?