Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa Menunjuk Marion Lalisse untuk Menangani Islamofobia

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Maret 2023 16:36 4:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Maret 2023 15:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uni Eropa (UE) berkomitmen untuk menangani isu Islamofobia di antara negara-negara anggotanya dan menegaskan tidak pernah menganggap enteng isu tersebut.

Untuk mensukseskan komitmen tersebut, UE menunjuk perwakilan dari benua tersebut, Marion Lalisse untuk melihat, mempelajari dan mengusulkan upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut.

Komisi Eropa setelah Komisaris Kesetaraan Helena Dalli menyambut baik kehadiran Marion Lalisse di tengah meningkatnya serangan yang mengkhawatirkan terhadap Islam di wilayah tersebut.

“Saya menyambut Lalisse, sebagai Koordinator baru untuk memerangi kebencian Anti-Muslim, yang pekerjaannya akan memastikan tanggapan terhadap kebencian, serta diskriminasi struktural dan individu terhadap Muslim,” kata Helena Dalli, Komisaris Eropa untuk Kesetaraan.

Honoured to be appointed today as the new EU Coordinator on combating anti-Muslim hatred and discrimination @EU_Justice @EU_Commission 🇪🇺. An important topic that requires our joint efforts and commitment.#UnionOfEquality https://t.co/daJ0gHzFBu

— Marion Lalisse ماريون لاليس (@EUAgainstAMH) February 1, 2023

Lalisse akan bergabung dengan negara-negara anggota bersama dengan masyarakat sipil dan akademisi dalam upaya untuk “memperkuat respons kebijakan” dalam kebencian anti-Muslim.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Kita harus melawan kebencian anti-Muslim di semua bidang kehidupan termasuk pendidikan, pekerjaan dan kebijakan sosial. Kita juga harus mengumpulkan data tentang, memantau, dan mengatasi semua contoh kebencian dan diskriminasi anti-Muslim,” tambah Dalli dikutip Doha News.

Sebelum ini, Duta Besar Delegasi Uni Eropa untuk Malaysia, Michalis Rokas ke Utusan Malaysia dalam wawancara dengan Utusan Melayu belum lama ini. Bahkan, Rokas juga ingin Malaysia tetap percaya diri dengan segala upaya blok negaranya dalam menghadapi ancaman Islamofobia yang masih mewabah di dunia.

“Komisi Eropa menunjuk Marion Lalisse sebagai koordinator baru untuk memerangi kebencian anti-Islam, “ ujar Michalis Rokas. “Lalisse akan bekerja dengan negara-negara anggota, institusi Eropa, masyarakat sipil dan akademisi untuk memperkuat respons kebijakan untuk mengatasi sentimen kebencian dan anti-Islam yang ada di benua itu.”

Dalam peran barunya, Lalisse akan menjadi kontak utama bagi organisasi lain yang juga terlibat dalam memerangi masalah ini di UE, jelasnya.

Rokas menegaskan, setiap negara anggota serikat tidak mendukung tindakan atau badan apa pun yang dengan sengaja menyebabkan provokasi terhadap umat Islam tidak hanya di benua ini, tetapi di seluruh dunia.

“Negara-negara anggota UE selalu bersatu dan sepakat dalam berbagai hal dan kami mengutuk keras tindakan yang menyentuh kepekaan agama Islam,” katanya.

”Kami tidak akan berkompromi atau mendukung tindakan tersebut. Bahkan, kami juga mengadakan diskusi bersama dan melakukan upaya untuk meredam masalah Islamofobia yang masih merebak di benua ini,” ujarnya.

Hal itu dikatakannya saat dimintai komentar atas aksi ekstremis politikus Denmark-Swedia Rasmus Paludan yang membakar kitab suci Al-Quran di Stockholm pada 21 Januari lalu.

Sebelumnya, diberitakan media, Paludan ikut berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, di bawah pengamanan ketat polisi dengan dihadiri sekitar 100 orang termasuk sejumlah besar wartawan.

Setelah kata-kata kasar selama hampir satu jam di mana dia menyerang Islam dan imigrasi di Swedia, Paludan membakar Al-Quran dengan korek api. Lebih mengecewakan lagi, The Washington Post melaporkan, politisi tersebut diduga mendapat izin dari pemerintah Swedia untuk membakar kitab suci umat Islam.

Rokas mengaku UE tidak bias menangani masalah pengungsi dan pendatang dari negara Muslim yang mencari perlindungan di negara-negara Eropa kontinental.

Sebagai informasi, setiap pengungsi atau pencari suaka yang masuk ke Eropa diperlakukan dengan baik dan juga disediakan tempat tinggal yang nyaman. Kami bahkan memiliki data yang menunjukkan bahwa negara-negara UE tidak pernah mendeportasi para pengungsi ini.

“Berdasarkan catatan pengeluaran, UE juga sebenarnya penyumbang bantuan kemanusiaan terbesar di Palestina dan juga peduli terhadap penderitaan umat Islam yang tertindas di negara itu,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineislamofobiaMarion LalisseUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Mantan Orang Elit BIN di Balik Gugatan Penundaan Pemilu?
Tulisan selanjutnya Direktur BNPT: Pancasila Bukan Agama dan Tidak untuk Menggantikan Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?