Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Medan Sulit, Jokowi Akui Kesulitan Hadapi Teroris KKB

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Mei 2023 10:49 10:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Mei 2023 10:35
Bagikan
Presiden Joko Widodo
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Joko Widodo mengungkapkan kesulitan aparat keamanan menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Menurut Presiden, hal ini  karena KKB Papua sangat menguasai medan yang dikenal sulit.

Jokowi, demikian panggilan populer Joko Widodo, menyebut kondisi wilayah konflik di Papua tak semudah yang ada di Jakarta. Mulai dari, cuaca yang dingin, hutan belantara, hingga jurang yang sangat dalam.

“Saya ke Nduga dua kali, ke Wamena enggak tahu 4 atau 5 kali. Medannya itu betul-betul medan yang sangat sangat sulit, hutan belantara. Sangat dingin, jurangnya dalamnya beratus-ratus meter. Kalau belum ke sana belum bisa membayangkan,” kata Jokowi dikutip Liputan6, Senin (15/5/2023).

Tak hanya itu, dia mengatakan KKB Papua lebih menguasai medan. Namun, dia memastikan TNI dan Polri tidak mundur melakukan pengamanan di wilayah konflik dengan berbagai kesulitan tersebut.

“Padahal yang namanya KKB itu nguasai lapangannya, bukan berarti kita pesimis. Ndak. Tapi memang medannya seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Di sisi lain, Jokowi menuturkan bahwa aparat keamanan sudah berhasil membebaskan empat pekerja menara BTS yang disandera KKB Papua.

“Tapi kan juga kemarin yang sandera sudah ada yang juga yang sudah bisa diamankan kembali,” tuturnya.

“Medannya kalau Bapak/Ibu baru ngerti betul betapa medannya sangat berat sekali,” sambung Jokowi.

KKB Sandera Pekerja

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat ini masih menyandera empat pekerja pembangunan base transceiver station (BTS) milik Bakti Kominfo di Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring mengakui adanya insiden penyanderaan itu, bahkan dua orang mengalami luka-luka akibat dianiaya para pelaku. Demikian dilansir dari Antara, Sabtu (13/5/2023).

Insiden terjadi pada hari Jumat 12 Mei 2023 yang dilakukan lima orang saat petugas dari Bakti Kominfo didampingi Kadis Kominfo Pegubin ke Okbab meninjau lokasi pembangunan BTS.  Tiba-tiba lima orang datang dan menyerang mereka serta menyandera empat orang lainnya.

Disebutkan bahwa yang terluka bersama Kadis Infokom Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan kembali ke Oksibil.

Sembiring menambahkan, saat ini Kadistrik Okbab sedang menuju TKP. Korban akan dievakuasi ke Jayapura.

“Dua korban yang alami luka-luka saat ini dalam perjalanan ke Jayapura untuk mendapat perawatan,” kata Sembiring ketika dihubungi dari Merauke.

Pemerintah Indonesia secara de facto telah menetapkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai organisasi teroris. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar.

“Dapat kami pastikan bahwa negara telah menetapkan bahwa (kelompok) kriminal bersenjata di Papua sebagai peristiwa kejahatan terorisme,” kata Boy dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/2/2023).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineJokowiKKBPapuaPresiden Joko Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demam Babi Merebak di Luwu, Pemerintah Sulawesi Selatan Bentuk Satgas
Tulisan selanjutnya Kader Muhammadiyah Ini Raih Predikat Mumtaz setelah Kaji Perbandingan Fikih dan Hukum Perdata Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?