Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia Jegal Pembangunan Gedung Baru Kedutaan Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2023 20:40 8:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2023 20:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia menjegal Rusia dari membangun gedung baru untuk kedutaannya yang terletak tidak jauh dari kompleks parlemen Australia, dengan alasan kekhawatiran akan risiko spionase.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan badan-badan intelijen telah memberikan “saran keamanan yang sangat jelas” perihal langkah tersebut.

Undang-undang yang secara khusus dirancang untuk menghentikan pembangunan gedung tersebut dengan cepat disahkan pada hari Kamis (15/6/2023) setelah upaya hukum untuk memblokir pembangunannya di Canberra gagal, lapor BBC.

Kedutaan Moskow saat ini tidak akan terpengaruh oleh undang-undang baru tersebut, yang mendapat dukungan bipartisan.

Undang-undang baru itu juga mengakui bahwa Rusia dimungkinkan untuk memperoleh kompensasi finansial.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Seorang diplomat Rusia mengatakan kepada AFP bahwa pihak “kedutaan sedang mencari nasihat hukum” menyusul pengumuman tersebut.

Moskow saat ini memegang sewa untuk sebidang tanah, yang diperoleh pada tahun 2008, yang berjarak sekitar 400 meter (0,25 mil) dari Parliament House.

Rusia sudah membuat fondasi untuk gedung kedutaan baru, tetapi konstruksinya berjalan lambat.

Ketika hubungan antara Australia dan Rusia memburuk menyusul invasi ke Ukraina, pemerintah negeri kanguru mencabut izin pembangunan gedung baru tersebut.

Oleh karena upaya untuk membatalkan sewa lahan yang dipakai dimentahkan oleh pengadilan federal bulan lalu, pemerintah Australia bergegas untuk membuat undang-undang baru. Hanya butuh waktu lima menit untuk meloloskannya di House of Representatives.

Mantan diplomat Inggris Alex Bristow yang kini berkiprah di Australian Strategic Policy Institute, mengatakan kepada AFP bahwa Rusia memiliki beberapa “badan intelijen terbesar, paling mampu, paling agresif, dan paling tidak dibatasi” di dunia.

“Mengingat kedekatannya [dengan gedung parlemen], Rusia bisa menjadi membuat pengintai elektronik yang beroperasi di luar batas kedutaannya,” kata Bristow.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaKedutaanrusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Korup Presiden Nigeria Berhentikan Kepala Badan Anti-Korupsi
Tulisan selanjutnya Masyarakat dan Tokoh Tempeh Lumajang Tolak Pembangunan Masjid Berkonsep ‘Moderasi Beragama’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?