Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendeta Ortodoks Rusia Diperiksa karena Memberkati Patung Joseph Stalin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2023 15:16 3:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Agustus 2023 15:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pendeta Gereja Ortodoks Rusia diperiksa setelah terekam kamera sedang memberkati sebuah patung baru yang menggambarkan sosok bekas diktator Uni Soviet Joseph Stalin.

Insiden pemberkatan itu terjadi hari Selasa pekan lalu saat peresmian patung setinggi 8 meter itu di Velikiye Luki, sebuah kota industri di bagian barat Rusia.

Dalam sebuah pernyataan, keuskupan yang membawahi pendeta itu mengatakan tindakannya tidak mewakili pandangan gereja.

Joseph Stalin memimpin Uni Soviet dari tahun 1924 sampai 1953. Pemerintahannya dikenal otoriter, brutal dan berusaha menghapuskan agama.

Menurut situs berita independen Rusia Sota, pendeta tersebut mengakui bahwa sementara banyak pemuka agama yang dibunuh selama Stalin berkuasa, kondisi itu justru melahirkan banyak martir.

Baca Juga

Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Keuskupan yang membawahi pendeta itu menegaskan bahwa pihaknya tidak menyetujui tindakan pendeta itu dan bahwa “pemeriksaan internal” sudah dimulai atas keikutsertaan rohaniwan itu dalam acara peresmian patung Stalin tersebut.

Diperkirakan puluhan ribu pendeta termasuk di antara jutaan orang yang dibunuh atau dikirim ke kamp kerja paksa selama hampir 30 tahun pemerintahan komunis Stalin.

Banyak gereja dihancurkan atau dipaksa diubah fungsi, sementara agama dipandang sebagai halangan untuk mencapai masyarakat sosialis yang berjaya.

Ideologi Stalin meninggalkan bekas luka mendalam di kawasan Eropa Timur dan banyak orang masih mencelanya karena kebrutalan dan intoleransinya.

Beberapa patung Stalin telah disingkirkan di Rusia dan butuh waktu tiga tahun untuk menemukan tempat bagi patung baru tersebut, lapor kantor berita pemerintah Rusia Ria-Novosti seperti dilansir BBC Sabtu (19/8/2023).

Lokasi di Velikiye Luki dipilih setelah pihak pemerintah daerah di kota Volgograd, yang pernah dinamakan Stalingrad, menentang pemasangan patung tersebut.

Meskipun demikian, semakin banyak orang Rusia yang memiliki pandangan lebih positif tentang Stalin beberapa tahun terakhir.

Presiden Vladimir Putin dan sejumlah pejabat lain mempromosikan Stalin sebagai tokoh yang memimpin kemenangan Rusia melawan Nazi Jerman pada masa Perang Dunia II.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joseph Stalinpatungpendetarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral Guru Dibully Siswa, PII Jatim Serukan Pendidikan Akhlak Lintas Sektoral
Tulisan selanjutnya Tiga Pesan Ketua Yayasan di Pembukaan Pembekalan Kader Dai STAIL

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

Iptekes
3 Juli 2026 20:54
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
Hubungan Agama dan Sains
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Terbaru

  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

6 Juli 2026 10:44
Berita

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

5 Juli 2026 14:58
Berita

Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

5 Juli 2026 14:14
Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

5 Juli 2026 13:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?