Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hind Rajab Gugat Menteri Luar Negeri ‘Israel’ atas Kejahatan Perang

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Februari 2025 21:30 9:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Februari 2025 21:29
Bagikan
Menteri Luar Negeri ‘Israel’ Gideon Sa’ar
Bagikan

Hidayatullah.com—Yayasan Hind Rajab mengumumkan hari Ahad, bahwa pihaknya telah secara resmi mengajukan pengaduan ke Mahkamah Kriminal Internasional, menuntut dikeluarkannya surat perintah penangkapan terhadap Menteri Luar Negeri ‘Israel’ Gideon Sa’ar, atas tuduhan “melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” selama genosida militer ‘Israel’ di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Pengaduan tersebut didasarkan pada Statuta Roma, yang menuduh Sa’ar memainkan peran utama dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan yang mengakibatkan pengungsian massal, hukuman kolektif, dan serangan sistematis terhadap warga sipil Palestina, serta “hasutan untuk melakukan kekerasan dan penghalangan mekanisme peradilan internasional.”

Pengaduan tersebut mencakup tuduhan kejahatan perang berdasarkan Pasal 8 Statuta Roma, termasuk “menyerukan pengurangan wilayah Gaza dan memberlakukan blokade komprehensif yang menyebabkan hancurnya 72% infrastruktur sipil dan pengungsian sekitar 1,7 juta warga Palestina.”

Hind Rajab meyakini bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap larangan pemindahan penduduk di wilayah pendudukan, dan penggunaan kelaparan sebagai sarana perang dengan membatasi pasokan makanan dan medis.

Menurut organisasi kemanusiaan internasional, 96% penduduk Gaza sekarang mengalami kerawanan pangan, dengan lebih dari 495.000 orang menghadapi kondisi kelaparan, kata organisasi tersebut.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Pengaduan tersebut juga merujuk pada dilakukannya kejahatan terhadap kemanusiaan berdasarkan Pasal 7 Statuta Roma, melalui “penganiayaan dan diskriminasi sistematis terhadap warga Palestina, kebijakan perluasan permukiman yang berkelanjutan, penerapan blokade militer, dan penolakan hak-hak dasar warga Palestina.”

Kunjungan Saar ke Brussels

Pengaduan tersebut menegaskan bahwa Sa’ar tidak bertindak sendiri, dan menyatakan bahwa ia adalah “bagian dari perusahaan kriminal yang lebih besar dalam pemerintahan (Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin) Netanyahu, yang secara aktif membentuk kebijakan yang melanggar hukum internasional.”

Yayasan tersebut menjelaskan bahwa pengaduan tersebut sangat penting mengingat kunjungan Gideon Sa’ar ke Brussels pada tanggal 18 Februari, dan meminta otoritas Belgia – penandatangan Statuta Roma – untuk bekerja sama dengan Pengadilan Kriminal Internasional dan tidak membiarkan Sa’ar lolos dari akuntabilitas hukum.

Perlu dicatat bahwa organisasi Hind Rajab, diambil dari nama seorang gadis Palestina berusia lima tahun yang menjadi martir di Gaza setelah tentara pendudukan ‘Israel’ membunuh seluruh keluarganya di dalam mobil yang mereka tumpangi dan juga membunuh paramedis yang datang untuk mencoba menyelamatkan hidupnya.

Yayasan Hind Rajab mengajukan pengaduan terhadap 1.000 tentara ‘Israel’ ke Mahkamah Kriminal Internasional, atas tuduhan melakukan genosida di Jalur Gaza, selain kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Yayasan tersebut menyatakan dalam situs resminya bahwa pengaduan yang disampaikan ke Mahkamah Kriminal Internasional di Den Haag, Belanda, disertai dengan nama-nama 1.000 terdakwa dan didukung oleh bukti-bukti terverifikasi, yang membuktikan partisipasi mereka secara aktif dan rutin dalam melakukan kejahatan perang selama perang yang telah berkecamuk di Jalur Gaza selama lebih dari setahun.

Tuduhan terhadap 1.000 tentara tersebut termasuk menghancurkan infrastruktur Jalur Gaza, menargetkan rumah-rumah warga sipil, sekolah dan rumah sakit, berpartisipasi dalam pengepungan Jalur Gaza dan mencegah masuknya bantuan darurat, air dan makanan, serta menggunakan taktik perang yang tidak manusiawi dengan menargetkan kamp-kamp untuk keluarga-keluarga terlantar dan tuna wisma yang kelaparan.

Yayasan Hind Rajab mengatakan bahwa di antara para terdakwa terdapat perwira tinggi dan pejabat di tentara ‘Israel’, yang dituduh merencanakan, melaksanakan dan mengawasi kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023.

Dengan demikian, penuntutan tentara ‘Israel’ atas kejahatan perang di luar negeri akan menjadi mimpi buruk nyata bagi ‘Israel’, dan akan menimbulkan banyak masalah diplomatik dengan sejumlah negara.*/shehab

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gideon Sa’arisraelkejahatan perangMahkamah Kriminal InternasionalYayasan Hind Rajab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kabur Aja Dulu Mencuat dan Generasi Sandwich Dobel Kuadrat
Tulisan selanjutnya Ekonomi China Bergerak Turun Presiden Xi Jinping Panggil Jack Ma dkk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?