Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Copot Jenderal dan Hancurkan Abu Gharib

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Mei 2004 07:42 7:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2004 07:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kuatir citra buruknya dalam sekandal pelecehan dan penyiksaan di penjara Abu Gharib semakin menambah anti pati dunia internasional, pemerintah AS bertindak tegas dengan cara melakukan pemecatan beberapa orang penting di tubuh militernya.

Pentagon kemarin memutuskan membebastugaskan Brigjen Janis Karpinski, komandan Brigade Polisi Militer Ke-800 dan penanggung jawab penjara Abu Ghraib. Sedangkan Komandan Pasukan AS di Iraq Letjen Ricardo Sanchez juga akan segera diganti secepatnya.

Mengutip pejabat militer AS, koran The Washington Post bahwa Karpinski dibebastugaskan sambil menunggu hasil penyelidikan atas skandal penyiksaan tahanan di Abu Ghraib. “Tapi, pembebastugasan itu jangan dilihat sebagai hukuman. Keduanya sama sekali tak terkait,” kilah pejabat militer yang tak mau disebutkan namanya itu.

Menurut dia, meski dibebastugaskan, bukan berarti Brigjen Karpinski diberhentikan dari komandonya. Secara teknis dia masih bisa menduduki jabatannya kembali meski kemarahan internasional atas skandal Abu Ghraib menjadikannya sangat tidak mungkin.

Jubir AD AS Kolonel Pamela Hart memang membenarkan pencopotan Kapinski. Dikatakan, Karpinski akan dipindahkan ke unit tentara cadangan lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden AS George Walker Bush berjanji akan meruntuhkan penjara Abu Ghraib yang merupakan simbol penyiksaan di masa Saddam Hussein dan simbol perilaku memalukan sejumlah tentara AS. Bush juga mengajukan lima langkah bagi masa depan Irak yang mencakup pengalihan kedaulatan, pemulihan stabilitas keamanan, pembangunan infrastruktur Irak, dukungan internasional, dan penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, dalam kesempatan lain, Bush mengatakan, bahwa AS akan segera menghapus penjara Abu Gharib yang telah menjadi perhatian dunia dalam beberapa minggu ini. Pidato Bush yang disiarkan secara nasional, Senin (24/5), di US Army War College, Carlisle, khusus memaparkan persoalan masa depan Iraq. “Di bawah kepemimpinan diktator, penjara seperti Abu Ghraib merupakan simbol kematian dan penyiksaan. Penjara yang sama juga menjadi simbol perilaku memalukan yang dilakukan sejumlah tentara Amerika yang telah mencemarkan negara kita dan mengabaikan nilai-nilai yang kita anut,” kata Bush.

Ia berjanji, setelah membangun sebuah penjara yang modern di Baghdad dan atas izin rakyat Iraq, “Kita akan menghancurkan penjara Abu Ghraib. (Upaya itu) akan menjadi simbol lembaran baru di Iraq.”

Langkah Bush ini, setidaknya sebagai upaya mencari simpati dunia terutama Iraq untuk menunjukkan bahwa AS adalah penjaga perdamaian dunia dan Iraq. (ap/afp/rtr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI Siapkan Draf Pedoman Penyiaran
Tulisan selanjutnya Amnesti Internasional: AS Terbanyak Langgar HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?