Hidayatullah.com—Otoritas di China Daratan menyambut baik perluasan kerjasama dan pertukaran pariwisata yang sehat dengan wilayah China di seberang Selat Taiwan, tetapi tidak akan memperbolehkan warganya untuk berjudi di Taiwan, kata seorang juru bicara Beijing hari Rabu (27/5/2015).
Berbicara di sebuah konferensi pers rutin di Beijing, juru bicara untuk Kantor Urusan Dewan Negara Taiwan, Fan Liqing, mengatakan bahwa regulasi di China Daratan dan perjanjian lintas selat antara China Daratan dan Taiwan bersikukuh melarang para wisatawan dari China Daratan terlibat aktivitas perjudian di pulau tersebut.
Perjudian menurut undang-undang di China Daratan adalah terlarang. Sementara di wilayah pecahan China dan wilayah otonom seperti, Taiwan, Hong Kong dan Macau, perjudian menjadi lahan bisnis sangat besar dan daya tarik pariwisata yang digarap sangat serius, meskipun harus mengikuti regulasi pemerintah.
Fan mengatakan pemerintah China Daratan berharap untuk melakukan kerjasama yang lebih jauh dengan Kinmen, yang berjarak hanya 2 kilometer dari pantai kota Xiamen di China Daratan.
“Kami tidak ingin melihat pariwisata Kinmen, yang memiliki potensi sangat besar, terkena dampak buruk industi perjudian,” kata Fan seperti dikutip kantor berita Xinhua.*