Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebagian Terperiksa Kasus Serangan Seksual di Cologne Imigran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Januari 2016 10:14 10:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Januari 2016 10:14
Bagikan
Polisi memeriksa sejumlah orang di sekitar stasiun besar kereta di Cologne.
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyaknya serangan seksual di kota-kota di Jerman, seperti Berlin, Hamburg dan Cologne, pada malam Tahun Baru lalu menggemparkan seluruh negeri, terlebih tudingan pelaku mengarah kepada para pendatang asing, yang setahun belakangan membanjiri negara itu.

Dari 19 orang yang sedang diperiksa terkait serangan seksual di Cologne pada Kamis malam (31/1/2015), sepuluh di antaranya merupakan pencari suaka dan sembilan orang diyakini masuk ke Jerman secara ilegal. Demikian menurut laporan resmi seperti dikutip Euronews Senin (11/1/2016).

Menyusul kabar itu, Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere memperingatkan agar kelompok tertentu menjadi target dalam kasus tersebut.

“Ketika para pencari suaka dihina sebagai ‘hewan’, ketika mereka atau tempat berteduh mereka dibakar, ketika politisi yang berkuasa di negeri itu dilabeli sebagai ‘pelenyap Jerman’ atau dilabeli sebagai pengkhianat, ketika media dicaci sebagai ‘pers pendusta’ atau ketika para pencari suaka menyebut wanita-wanita yang lalu-lalang di jalan sebagai pelacur, semua tuduhan itu tidak dapat diterima,” kata de Maiziere.

Menyusul maraknya laporan serangan seksual di malam Tahun Baru oleh orang-orang yang berperawakan seperti keturunan Arab atau Afrika Utara alias pendatang, kebijakan “pintu terbuka” Kanselir Angela Merkel dihujani kritik. Pertanyaan yang muncul di publik kemudian apakah para pejabat terkait sengaja diminta agar diam dan tidak bersuara perihal siapa pelaku serangan seksual yang terjadi secara massal tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca juga: Wanita Cologne Berunjuk Rasa Memprotes Banyaknya Serangan Seksual oleh Imigran

Gara-Gara Kasus Serangan Seksual Malam Tahun Baru Kepala Kepolisian Cologne Diberhentikan

Wolfgang Alber, kepala kepolisian Cologne, telah diberhentikan sementara dari tugasnya setelah dianggap menyembunyikan informasi dalam kasus tersebut.

Kepolisian Cologne dianggap bersalah karena tidak meminta bantuan untuk mengatasi kriminalitas yang memuncak di malam perayaan pergantian tahun itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konvoi Bantuan Kemanusiaan Sudah Masuk Madaya yang Dikepung
Tulisan selanjutnya Rusia Uji Coba Radar Pemantau Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?