Hidayatullah.com—Personel militer pengawal World Economic Forum di Davos yang menggunakan ganja dan kokain telah dipulangkan, kata militer Swiss.
Polisi militer dipanggil pada hari Selasa lalu (19/1/2016) untuk menyelidiki satu unit pasukan, setelah muncul kecurigaan adanya penyalahgunaan narkoba, kata juru bicara militer Swiss Stefan Hofer kepada BBC.
Hasil tes menunjukkan bahwa 12 prajurit menggunakan ganja dan lima di antara mereka menunjukkan jejak pemakaian kokain, kata Hofer seperti dikutip BBC Jumat (22/1/2016).
Militer Swiss mengerahkan 4.500 personelnya untuk mengawal keamanan WEF.
Menurut Hofer, para prajurit yang ketahuan menggunakan kokain telah dipulangkan dan akan mendapatkan tindakan disipliner.
Salah satu dari mereka kedapatan menyimpan 3 gram kokain, dan akan menjalani pemeriksaan kriminal oleh penegak hukum sipil.
Tujuh prajurit akan mendapatkan tindakan disipliner, tetapi masih ditugaskan di Davos, karena penggunaan ganja dianggap pelanggaran ringan.
Kesatuan tentara Swiss yang menggunakan narkoba itu anggotanya kebanyakan berasal dari daerah Ticino dan Graubuenden.*