Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sistem Peringatan Bawah-Tanah Selamatkan Banyak Nyawa di Suriah [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Januari 2016 07:41 7:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Januari 2016 08:20
Bagikan
Bagikan

Walkie-talkie di menara Masjid

Kelompok sayap kanan telah menuduh pasukan pro-Assad telah memborbardir teritorial pejuang oposisi secara serampangan sejak awal mula terjadinya konflik.

Russia telah dituduh sebagai penyebab serangan yang menyebabkan ribuan lebih warga sipil menjadi korban, meski Rusia menyangkal klaim-klaim tersebut dan menyatakan bahwa mereka hanya menargetkan ISIS dan kelompok pembebasan lainnya.

Pemantau lain di Latakia, Abu Omro, mengatakan ia dan teman-temannya terorganisir secara bebas menjadi beberapa unit dan bahwa jaringan tersebut tidak berafiliasi dengan grup pemberontak tertentu.

“Tujuannya adalah untuk melindungi rakyat, dan pemberontak, dari serangan pesawat dan ledakan… Para monitor ini sangat penting,” katanya kepada AFP lewat WhatsApp.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemantau ini beroperasi layaknya rantai: ketika satu pesawat Rusia berangkat dari Hmeimim, pengintai memperingatkan rekan-rekannya di provinsi mana saja yang dituju oleh pesawat tersebut, yang pada gilirannya mengontak aktifis dan pemberontak di sana.

Para aktifis yang bergantung kepada para monitor tersebut mengatakan bahwa peringatan-peringatan itu amat dibutuhkan.

Di Provinsi Homs tengah, seorang aktifis, Hassaan Abu Nuh sedang memberi pesan peringatan adanya pesawat perang yang mengarah ke kotanya di Talbisseh, daerah yang biasanya dibombardir oleh pesawat Pemerintah Suriah dan Rusia.

Bahkan sebelum kampanye Rusia dimulai, para aktifis sudah mulai berusaha mencari cara untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat serangan udara.

“Ketika rezim mulai menggunakan pesawat perang dan helikopter di perkotaan, orang-orang mulai berpikir berbagai cara untuk memberi peringatan para warga sipil,” katanya kepada AFP via internet.

“Setelah beberapa kali percobaan, mereka memutuskan pada akhirnya untuk menggantungkan walkie-talkie ke atas pengeras suara di dalam menara-menara masjid.”

Dengan cara itu, para aktifis akhirnya bisa menyiarkan peringatan ke seluruh kota: “Helikopter dengan bom barrel sudah memasuki wilayah udara dari arah timur. Warga, hati-hati. Bersihkan jalanan. Ber tempat-tempat publik,” demikian bunyi peringatan tersebut.

‘Hidup atau Mati

Di provinsi utara Aleppo, warga dan relawan layanan sipil menggunakan tiga saluran walkie-talkie untuk berkomunikasi mengenai serangan udara, ungkap aktivis media Adel Bakhso.

Jaringan yang terletak di dekat kotanya, Aandan, telah berdiri hampir sejak tiga tahun yang lalu dan menjadi tempat yang krusial sejak pemerintah mulai menjatuhkan bom barel di atasnya pada tahun 2014.

“Di tahun 2014, Aandan dan pedesaan di sekitarnya terkena serangan oleh setidaknya 10 bom barel dalam sehari, itu belum termasuk serangan udara,” kata Bakhso.

“Para pemantau dan tim pertahanan sipil memainkan peran yang luar biasa, yaitu memberi tahu orang-orang kapan helikopter akan datang,” imbuhnya.

Begitu bunyi peringatan selesai, penduduk di kota seperti Aandan atau Talbisseh memiliki waktu antara 5 sampai 7 menit untuk berlindung di ruang bawah tanah atau melarikan diri ke desa tetangga.

Bakhso mengatakan dewan lokal Aandan baru-baru ini membangun lima tempat penampungan baru yang diperkuat dengan blok semen, beberapa di antaranya berada di bawah tanah.

Peran Rusia dalam konflik Suriah menambah tantangan baru bagi para pengamat, yang mengatakan bahwa mereka sudah bisa memecahkan kode pesanpesan yang tertangkap dalam bahasa Rusia.

“Setelah beberapa saat, orang-orang di lapangan mampu memecahkan kode komunikasi Rusia ‘- serta memonitor pesawat, baik lewat suara maupun penglihatan,” kata Abu Nuh.

“Peringatan seperti ini telah menyelamatkan nyawa dari warga sipil… ini adalah urusan hidup atau mati untuk rakyat yang berada di daerah sini.”?*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadpemantaupengawasan bawah tanahrusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terorisme dan New Khawarij [2]
Tulisan selanjutnya Israel Desak Larang Aktifitas Anti-Pendudukan di Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?