Hidayatullah.com–Ribuan orang ambil bagian dalam aksi protes kekerasan terhadap wanita di pusat kota Madrid hari Jumat (20/9/2019), guna menggugah kepedulian terhadap masalah kekerasan dalam rumah tangga yang dialami kaum Hawa.
Sepanjang tahun 2019 ini saja lebih dari 40 wanita tewas akibat kekerasan dalam rumah tangga oleh suami atau pasangannya atau mantan-mantannya.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan “Kami tidak ingin terus menghitung jumlah korban” dan meneriakkan seruan “Kita tidak sendiri” sambil berteduh di bawah payung akibat guyuran hujan, lapor Reuters.
Spanyol secara rutin mempublikasikan jumlah wanita yang dibunuh oleh pasangan hidup mereka atau mantannya. Jumlahnya tahun ini saja mencapai 42 orang, menurut statistik pemerintah. Keseluruhan lebih dari 1.000 perempuan dibunuh teman hidupnya sejak pencatatan resmi dimulai tahun 2003.
Di Spanyol rata-rata kasus KDRT oleh pasangan yang resmi dilaporkan ke pihak berwenang termasuk yang terendah di Eropa, dan kampanye anti-KDRT di Spanyol paling kelihatan di antara negara anggota Uni Eropa, menurut survei Uni Eropa tahun 2014.*