Hidayatullah.com–Provinsi Habei di China menutup semua 32 atraksi wisata kaca yang ada di wilayahnya –termasuk jembatan, jalur pejalan kaki, dan dek tempat menikmati pemandangan– sementara dilakukan pemeriksaan keselamatan.
Atraksi penarik wisatawan yang tersebar di 24 lokasi di Hebei itu sudah ditutup sejak Maret 2018, lapor media milik perintah CCTV seperti dilansir BBC Rabu (30/10/2019). Akan tetapi penutupan tersebut sebelumnya tidak dikabarkan secara meluas.
Diperkirakan terdapat 2.300 jembatan kaca di China. Menurut laporan media plat merah ECNS, jalur atau lintasan pejalan kaki (slide) tidak kalah banyaknya.
Atraksi jembatan atau platform beralas kaca itu merupakan salah satu upaya China mendulang uang dari pariwisata domestik yang sedang berkembang.
Jembatan Zhangjiajie di Provinsi Hunan –merupakan jembatan kaca tertinggi dan terpanjang di dunia ketika dibuka pada 2016– mengawali kegilaan wisatawan China akan atraksi kaca di ketinggian tersebut.
Akan tetapi awal tahun ini, seorang pelancong tewas dan enam lainnya terluka setelah jatuh dari slide kaca di Provinsi Guangxi.
Hujan menjadikan kaca sangat licin, membuat korban terpeleset dan membentur pagar hingga terpelanting ke luar platform. Pria malang itu tewas akibat luka parah di bagian kepala.
Jembatan kaca Hongyagu, yang sampai Mei tahun ini memegang gelar sebagai jembatan kaca terpanjang, termasuk yang ditutup untuk pengunjung di Provinsi Hebei.
Penutupan tidak hanya dilakukan terhadap atraksi kaca di Provinsi Hebei saja, tetapi juga yang berada di provinsi lain.
Awal tahun ini, pemerintah menginstruksikan otoritas kepariwisataan lokal agar melakukan pemeriksaan keselamatan secara menyeluruh terhadap proyek-proyek jembatan kaca.*