Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Tarik 7.000 Pasukan yang Dikirim ke Kashmir

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Desember 2019 14:28 2:28 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Desember 2019 14:28
Bagikan
Polisi India
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari 7.000 tentara, yang dikerahkan ke Kashmir yang dikelola India menjelang pencabutan status otonominya, akan ditarik kembali ke pangkalan militer permanen mereka karena membaiknya situasi keamanan seperti yang dilaporkan jaringan berita RT pada Rabu (25/12/2019).

Sebanyak 72 kompi yang direkrut dari berbagai cabang paramiliter diperintahkan untuk kembali dari Kashmir pada Senin, media India telah melaporkan. Setiap kompinya terdiri dari 100 orang. Keputusan untuk mengurangi kehadiran tentara di wilayah bermayoritas Muslim dibuat karena pemerintah di New Delhi menilai situasi keamanan di sana membaik.

Baca: Peneliti Genosida: Muslim di Kashmir dan Assam Satu Langkah menuju Pemusnahan

Unit-unit itu diambil dari Cadangan Pusat Pasukan Kepolisian (CPRF), Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF), Kepolisian Perbatasan Indo-Tibet (ITBP), Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF), dan Sashastra Seema Bal (SSB) dan dikirim ke Lembah Kashmir pada awal tahun ini sebagai bagian dari penambahan 43.000 pasukan, kutip RT.

Penambahan pasukan diperintahkan ketika pemerintah pusat khawatir akan terjadi kekerasan setelah mencabut status khusus Jammu dan Kashmir pada Agustus dan meningkatkan kehadiran keamanan di wilayah itu melebihi tingkat yang pernah dilihat pada tahun 1990an. Tindakan keras India termasuk pemberlakuan jam malam, penahanan rumah para politisi lokal dan pemblokiran pelayanan internet dan telepon seluler.

Penarikan pada minggu ini mengikuti penarikan 2.000 tentara pada awal bulan ini.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaKashmirMuslim Kashmirtentara India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerhana Matahari “Cincin” Parsial
Tulisan selanjutnya Iran Mulai Putus Jaringan Internet Menyusul Seruan Demonstrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?