Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tuntut Gaji dan Pensiun Layak Dosen di Inggris Mogok Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2020 21:19 9:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2020 19:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dosen-dosen di Irlandia Utara hari Kamis (20/2/2020) memulai aksi migok kerja selama 14 hari.

Aksi yang dilakukan sebagian anggota serikat kerja University and College Union (UCU) itu dipicu oleh perselisihan panjang tentang gaji dan pensiun.

Sementara ada lebih 1.500 anggota UCU di perguruan-perguruan tinggi di Irlandia Utara, diduga tidak semua akan mengikuti aksi mogok, lapor BBC.

Sebagian kelas di Queen’s University di Belfast dan Ulster University diduga akan terdampak

UCU mengatakan bahwa anggotanya, baik dari kalangan akademisi maupun staf pendukung, akan melakukan mogok kerja pada 20 dan 21 Februari, serta mulai hari Senin 24 Februari sampai Rabu 26 Februari. Disusul kemudian aksi mogok mulai 2 Maret sampai 5 Maret. Mereka kemudian akan mogok satu pekan mulai 9 Maret.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota-anggota UCU di kedua universitas itu pada bulan November dan Desember tahun lalu juga melakukan aksi mogok, bersama kolega mereka dri 60 universitas lain di berbagai daerah di Inggris.

Aksi mogok itu juga dilakukan di 74 universitas lain di seluruh Inggris, termasuk Open University (Universitas Terbuka) di Irlandia Utara.

Caitlin Adams, ketua UCU cabang Open University di Irlandia Utara, mengatakan bahwa lembaga-lembaga pendidikan tinggi itu tidak kunjung membuat keputusan untuk memperbaiki masalah beban kerja, kondisi tempat kerja, upah dan pensiun, sehingga mereka terpaksa mogok kerja.

“UCU siap untuk bernegosiasi, pihak majikan perlu menyodorkan kesepakatan yang adil untuk menuntaskan perselisihan ini,” ujarnya.

Dalam email yang ditujukan kepada semua mahasiswa, wakil rektor Queen’s University Prof. David Jones mengatakan kampus tetap buka selama aksi mogok berlangsung.

Dia mengatakan pihak universitas menghormati hak stafnya untuk melakukan mogok massal, tetapi karena masalahnya tingkat nasional maka tidak dapat diselesaikan sendiri oleh lembaganya.

Jones lebih lanjut mengatakan bahwa dampak aksi mogok akan berbeda di masing-masing jurusan, dan sebagian besar kuliah mahasiswa tidak akan terganggu dengan adanya aksi tersebut, serta memastikan mahasiswa tidak akan dirugikan kalaupun kuliah mereka dibatalkan.

Prof. Paul Bartholomew, deputi wakil rektor Ulster University, mengirimkan email serupa kepada semua mahasiswanya dengan isi yang tidak berbeda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kontrak Pertahanan Tersendat Airbus PHK Ribuan Karyawan
Tulisan selanjutnya Polisi: Remaja Jerman Banyak Sebarkan Konten Kekerasan di Media Sosial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?