Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Meksiko mengatakan menemukan tumpukan obat Covid-19 remdesivir palsu yang dijual ke publik lewat internet dan di sebuah rumah sakit swasta dekat perbatasan dengan Amerika Serikat.
Komisi keselamatan medis federal mengatakan obat antiviral palsu itu ditemukan di sebuah rumah sakit di kota pesisir teluk Tampico, di negara bagian Tamaulipas yang berbatasan dengan AS, lapor Reuters Selasa (20/7/2021).
Komisi itu mengatakan obat-obat tersebut dibeli “lewat cara yang tidak biasa” lewat internet, tetapi tidak menjelaskan apakah obat tersebut sudah dipakai di sana.
Perusahaan pembuat remdesivir, Gilead Sciences, mengkonfirmasi pemalsuan itu. Penampakan fisik dan nomor lot yang tertera di kemasan tidak sesuai dengan yang asli.
Amerika Serikat dan Meksiko sudah menyetujui remdesivir sebagai obat untuk merawat pasien Covid-19. Pada bulan Februari, kepolisian di bagian utara Meksiko di negara bagian Nuevo León menangkap enam orang dengan tuduhan pemalsuan vaksin Covid-19, tetapi tidak dijelaskan vaksin mana yang dipalsukan.
Para tersangka menawarkan vaksin dengan harga sekitar $2.000 per dosis.
Para analis sejak lama khawatir geng kriminal di Meksiko berusaha mencuri, membajak atau memalsukan vaksin atau obat-obatan yang sangat dibutuhkan selama pandemi. Sudah banyak kejadian pembajakan atau pencurian obat-obatan dan oksigen di Meksiko.*