Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan an Presiden Kazakhstan Kassym-Joomart Tokayev bermain tenis meja. Foto-foto permainan kepala negara muncul di halaman Presiden Kazakhstan di Telegram.
Tokayev dan Erdogan sudah bermain tenis meja pada Mei tahun ini selama kunjungan kenegaraan Presiden Kazakh ke Turki. Sekretaris Pers Presiden Kazakh Ruslan Zheldibai mencatat bahwa Tokayev dan Erdogan setuju terus bermain tenis meja di Kazakhstan pada musim gugur.
Presiden Erdogan dan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata tentang hubungan bilateral dan masalah internasional lainnya. Kedua presiden juga akan memimpin bersama pertemuan keempat Dewan Kerjasama Strategis Tingkat Tinggi Turki-Kazakhstan untuk meningkatkan hubungan politik, ekonomi, budaya, dan pertahanan, kemudian diikuti dengan konferensi pers bersama.
Turki adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Kazakhstan pada tahun 1992. Saat berada di Astana, Erdogan pada Kamis akan berpartisipasi dalam KTT Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA).
Acara selama dua hari ini akan membahas masalah politik, ekonomi, kemanusiaan, dan lingkungan, serta tantangan dan ancaman baru. Di sela-sela KTT, Erdogan diperkirakan akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan para pemimpin yang berpartisipasi, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Kazakhstan Aibek Smadiyarov pada Senin mengatakan bahwa 11 kepala negara, termasuk dari Azerbaijan dan Palestina, akan menghadiri KTT tersebut. Didirikan pada 1992, CICA adalah forum multi-nasional yang berfokus pada Asia dengan 27 negara anggota dan lebih dari 10 negara lain serta organisasi antar pemerintah yang memiliki status pengamat.*