Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘Pembangunan Mestinya Berpusat Pada Manusia, Bukan Infrastruktur’

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Desember 2017 13:40 1:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Desember 2017 13:15
Bagikan
Ketua BPKK DPP PKS, Wirianingsih (Wiwik), di sela-sela Kongres Keluarga Indonesia ke-2 di Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wirianingsih mengatakan, pembangunan negara yang terfokus pada lingkungan fisik dan kemajuan material merupakan model pembangunan yang bukan tanpa resiko.

Urbanisasi dan industrialisasi seperti itu, terang Wiwik, sapaannya, melahirkan masalah ketimpangan, kemiskinan, pengangguran, kelaparan, dan rasa tidak tenteram.

Berbagai analisis mutakhir atas dampak ideologi developmentalism (perkembangan) Barat itu memperlihatkan suatu kesimpulan bahwa pembangunan yang demikian telah menyeret manusia kepada enam ancaman serius.

Yaitu industri yang tak terkendali, mengeringnya sumber-sumber alam, tekanan per-kapita yang telah melampaui titik kritis atas tanah dan lingkungan, limbah industri dan rumah tangga yang terus bertambah, perlombaan senjata nuklir, kimia, dan biologi, serta pertumbuhan dan penyebaran penduduk dunia secara tidak terkendali.

Baca: Kemenko PMK-Muhammadiyah Sepakati Kerja Sama Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Dalam model pembangunan seperti itu, jelas Wiwik, manusia lebih diposisikan sebagai alat pembangunan, sehingga menihilkan perlindungan terhadap lima aspek utama kebutuhan dasar manusia, yakni agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Semestinya, pembangunan sebagai proses perubahan sosial berpusat pada manusia karena manusia menjadi titik awal perubahan dan sekaligus titik akhir atau tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya berpendapat dalam Kongres Keluarga Indonesia ke-2 di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Lebih lanjut, Wiwik menyatakan, pembangunan yang berpusat pada manusia harus menjadikan keluarga sebagai unit alamiah dan fundamental dari masyarakat.

Menurutnya, membangun keluarga berarti membangun investasi besar bagi kemajuan peradaban bangsa. Karena keluarga adalah tempat pertama bagi pembentukan generasi yang akan menjadi penentu utama arah peradaban bangsa.

Jika keluarga harmonis dan kokoh, dikatakan Wiwik, maka bangsa pun akan kokoh dan mampu menghadapi tantangan zaman. Karena keluarga adalah batu pertama bagi peradaban bangsa. Dan ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bagi setiap elemen masyarakat yang terlibat dalam pembangunan.

Baca: Bappenas: Kuatkan Fungsi Agama untuk Pembangunan Nasional dan Manusia

“PKS memandang bahwa keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil yang egaliter adalah basis internalisasi dan ideologi nilai keadilan. Namun, PKS juga menyadari bahwa tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi oleh setiap keluarga Indonesia demi mencapai ketahanan keluarga yang diharapkan. Akses yang lemah pada sumber-sumber kehidupan menjadikan sebagian keluarga Indonesia menghadapi kemiskinan dan keterbelakangan,” paparnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasan mengapa pemerintah konsentrasi kepada percepatan pembangunan infrastruktur.

“Ya karena ini dibutuhkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, baik di jangka menengah maupun jangka panjang,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan Keynote Speech pada acara  Sarasehan Kedua 100 Ekonom Indonesia, yang diselenggarakan di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017) rilis Setkab.

Mengenai urgensi pembangunannya, menurut Jokowi, yang pertama kondisi infrastruktur masih jauh dari kondisi ideal, bahkan cenderung memburuk. Sementara yang kedua berkaitan dengan penguatan daya beli masyarakat.*

Baca: Ketua MPR: Umat Islam Tak Boleh Ditinggalkan dalam Pembangunan Bangsa

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bidang Perempuan dan Ketahanan KeluargaBPKK PKSinfrastrukturKeluargaKetua BPKK PKSPembangunanpembangunan bangsapembangunan manusiaPerubahan SosialPKSSDMsumber daya manusiaWirianingsih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Palestina Gembira Sambut Resolusi PBB Menolak Keputusan Trump
Tulisan selanjutnya Di Bali, Din Ajak Tokoh Agama Berdialog untuk Selesaikan Masalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?