Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketum PP Muhammadiyah: Guru Membangun Akal Budi, Melahirkan Pendidikan Berkemajuan

Bambang S
Terakhir diupdate: 25 November 2021 10:53 10:53 am
Bambang S
Dipublikasikan 25 November 2021 11:30
Bagikan
muhammadiyah covid-19 berpuasa
Bagikan

Hidayatullah.com — Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Hari Guru sebagai wahana meneguhkan komitmen seluruh guru untuk terus mendidik anak negeri tiada henti. Terlebih di masa pandemi, perubahan pola pembelajaran menjadi daring merupakan tantangan bagi guru untuk dapat menyesuaikan diri.

“Lebih-lebih di masa pandemi, ketika dunia pendidikan sebagaimana aktivitas lainnya terdampak luas sehingga mengalami stagnasi aktivitas pendidikan secara normal. Pembelajaran daring pun banyak rintangan, tak semudah yang dibayangkan. Birokrasi dan otoritas penyelenggara pendidikan seakan gagap mengatasi keadaan. Meski perlahan ada langkah-langkah perbaikan,” ujar Haedar melalui keterangannya, dikutip Kamis (25/11/2021).

Haedar melihat dunia pendidikan Indonesia memang kompleks dengan segala masalah dan tantangan. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote begitu beragam kondisi pendidikan dan situasi anak didik Indonesia,

Artinya dunia pendidikan tidak bisa digeneralisasi oleh standar lembaga-lembaga pendidikan Jakarta dan kota-kota besar yang digdaya. Ia menilai, masih banyak lembaga pendidikan di daerah pelosok yang mengalami kesulitan sarana dan prasarana. Guru, dan dana yang serba terbatas sampai kondisi anak didik dengan latar sosiologis yang kompleks.

“Dunia pendidikan Indonesia di ranah global pun masih harus menghadapi tantangan, karena kondisi Daya Saing Bangsa dan Human Development Index (HDI) Indonesia masih di bawah negara-negara ASEAN,” tutur Haedar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedepan sungguh berat masalah dan tantangan dunia pendidikan Indonesia, Haedar melanjutkan, pemerintah melalui Kemendikbudristek harus menciptakan langkah-langkah terobosan yang tersistem, kontinyu, serta berorientasi pada pemecahan masalah dan pengembangan dunia pendidikan Indonesia yang beragam kondisi dan permaslahannya itu.

“Fokusnya mesti tertuju pada masalah dalam memajukan pendidikan Indonesia agar makin berkualitas secara merata sebagai agenda yang tidak ringan. Apalagi ditambah dengan urusan-urusan lain yang dibebankan pada dunia pendidikan seperti soal radikalisme, intoleransi, kekerasan, dan lain-lain yang mesti seksama dalam memecahkannya,” tegas Haedar.

Haedar menyatakan guru merupakan bagian penting dari aktor pemajuan dunia pendidikan Indonesia yang penting, utama, dan bermisi mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan peradaban Indonesia. Karenanya penting dimajukan kehidupan guru sehingga terjadi mutuality of interest. Di tangan guru nasib pendidikan Indonesia hari ini dan ke depan, meski niscaya guru hanya bagian dari keseluruhan sistem yang tidak dapat bekerja sendirian.

“Dari dunia guru yang maju lahir pendidikan Indonesia berkemajuan. Sebaliknya, dari kondisi guru yang serba terbatas, sukarlah urusan memajukan pendidikan Indonesia. Kami percaya para guru di seluruh penjuru negeri memiliki komitmen dan pengkhidmatan tinggi untuk memajukan pendidikan Indonesia. Selamat Hari Guru bagi seluruh guru Indonesia, kami senantiasa membersamai dengan hati untuk membangun negeri dan mencerdaskan akal budi menuju generasi emas yang berkepribadian Indonesia,” tutup Haedar.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haedar Nashirhari guru nasionalMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mbz turki Kunjungi Ankara Setelah 20 tahun, MBZ Berupaya Tingkatkan Hubungan dengan Turki
Tulisan selanjutnya muhammadiyah rohingya Muhammadiyah Resmikan Bangunan CLC Bagi Korban Konflik Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?