Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Serang Jamaah Jumat, Zionis juga Rombak Masjid Nabi Samuel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2013 07:39 7:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2013 07:39
Bagikan
masjid desa Nabi Samuel di utara al Quds
Bagikan

Hidayatullah.com—Sumber medis Palestina melaporkan, puluhan kaum Muslimin menderita sesak nafas akibat tembakan gas air mata yang dilepaskan serdadu zionis di Masjid Omar Bin Al-Khattab di desa Kufur Qaddoum, Qalqiliya di Utara Tepi Barat kemarin Jum’at (23/08/2013).

Seperti dikutip dari situs IMEMC (International Middle East Media Center), serangan itu terjadi setelah serdadu-serdadu zionis menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi pengunjuk rasa mingguan di tembok pemisah dan permukiman ilegal Yahudi.

Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa serdadu-serdadu zionis berada di gunung untuk memantau desa kemudian menembakkan puluhan bom gas ke Masjid Omar Bin Al-Khattab saat shalat Jumat.

Puluhan kaum Muslimin, termasuk orang tua lanjut usia mengalami gangguan pernafasan karena menghirup gas. Lebih lanjut, Koordinator Komite Rakyat Menentang Tembok Pemisah, Morad Eshtweity mengatakan, puluhan serdadu menyerang desa pukul sebelas siang lalu menembaki rumah-rumah penduduk.

Seorang penduduk bernama Mash-hour Jom’a, 42, terkena tembakan bom gas di tangannya. Penduduk lain, Mohammad Shaker Eshtweity terkena tembakan bom gas di punggungnya dan puluhan warga lainny menderita akibat menghirup gas air mata.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Para penduduk desa mengatakan, mereka tetap bertekad melanjutkan aksi unjuk rasa mingguan untuk memprotes pembangunan tembok ilegal dan permukiman Yahudi, meski militer ‘israel’ secara brutal menyerang penduduk dan desa mereka.

Pada Jum’at kemarin, unjuk rasa menentang pembangunan tembok apartheid dan permukiman ilegal Yahudi juga terjadi di Nabi Saleh, Bil’in, Nil’in, di dekat Ramallah dan desa Al-Ma’sara di Selatan Tepi Barat. Para penduduk dan aktivis internasional serta ‘israel’ di desa Bil’in dan Nil’in mencoba mendekat ke tembok.

Serdadu-serdadu zionis yang berjaga di sisi balik tembok kemudian menembakkan gas air mata, peluru karet ke arah pengunjuk rasa yang tidak bersenjata. Banyak penduduk sipil kemudian menderita akibat terkena efek gas air mata.

Jadi Tangsi Militer

Sementarra itu, Yayasan Wakaf al Aqsha mengungkap tindakan pasukan penjajah Zionis yang merubah sebagian masjid desa Nabi Samuel di utara al Quds menjadi tangsi militer dan pos pengawasan. Yayasan al Aqsha memperingatkan akan bahaya yahudisasi yang bisa terjadi di desa Nabi Samuel dan masjidnya.

Yayasan al Aqsha dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) mengingatkan, militer Zionis sengaja merubah desa dan masjid Nabi Samuel menjadi tangsi militer sehingga sulit untuk dimasuki. Mereka juga menjadikan atap masjid untuk kegiatan militer dan menara pengawas.

Yayasan al Aqsha menambahkan bahwa otoritas arkeologi Zionis telah mencuri batu besejarak kuno yang ada di atas gerbang dalam masjid dengan dalih bahwa pihak otoritas arkeologi Zionis berniat untuk merenovasinya dan memperbaikinya kembali. Namun pengalaman sebelum-sebelumnya membuktikan bahwa aksi semacam ini hanyalah pencurian secara bertahap terhadap peninggalan Islam dan sejarah serta untuk melakukan proses yahudisasi secara terang-terangan.

Zionis menguasai masjid al Amin, sebuah ruangan untuk shalat warga. Kemudian mereka melakukan yahudisasi tempat makam Nabi Samuel dan membangun di atasnya sinagog dan menjadikannya sebagai tempat ibadah untuk kaum pendatang Zionis serta tempat untuk melaksanakan ritual-ritual agama mereka. Yayasan al Aqsha menegaskan bahwa masjid desa Nabi Samuel dan peninggalan desa sedang mengalami penghancuran sejarah secara besar-besaran dari pihak penjajah Zionis. 

Di akhir pernyataannya, Yayasan al Aqsha menyerukan organisasi-organisasi dan lembaga-lembaga internasional serta UNESCO yang konsen dengan masalah peninggalan arkeologi untuk melindungi sejarak desa Nabi Samuel dan menghentikan kejahatan yang dilakukan penjajah Zionis terhadap peninggalan dan sejarah di sana.*/PIC, Sahabat Al-Aqsha

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjid Nabi SamuelMasjid Omar ibn KhatabyahudisasiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mubarak Bebas, 30 Masjid Kairo Sambut “Jumat Syuhada”
Tulisan selanjutnya Mubarak dan Pimpinan Al-Ikhwan Disidang Hari Ahad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT

Berita
23 Agustus 2026 13:28
YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
“Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’

Terbaru

  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
  • STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?