Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Delegasi Hamas akan Kembali ke Kairo Membawa Visi Perjuangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2018 22:25 10:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2018 22:21
Bagikan
Pejabat Hamas Husam Badran (kiri) dan Khalil al-Hayya (kiri) tiba untuk pertemuan dengan faksi Palestina di Kota Gaza, 5 Agustus 2018
Bagikan

Hidayatullah.com–Ḥarakah al-Muqāwamah al-ʾIslāmiyyah/Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), hari Selasa (07/08/2018) telah bertemu dengan Perwakilan Fraksi Palestina di Hotel Al Mashtal, sebelah barat dari Gaza, guna membahas gencatan senjata  dengan ‘Israel’ dan akan segera kembali ke Kairo membahas proposal Mesir.

Dalam sambutannya, Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyah mengatakan bahwa delegasi Hamas yang tiba di Gaza pada Kamis kemarin, akan kembali ke Ibu Kota Mesir, Kairo, dan membawa visi perjuangan Hamas dalam semua dokumen yang telah dibahas.

“Delegasi kepemimpinan Hamas yang tiba di Gaza Kamis lalu akan kembali ke Ibu Kota Mesir, Kairo, membawa visi gerakan mengenai semua file yang dibahas,” kata pemimpin Hamas Ismail Haniyah pada pertemuan para politisi Palestina  sebagaimana dikutip The Times of Israel.

Wakil Kepala Biro Politik Hamas, Saleh al-Arouri, diperkirakan akan memimpin delegasi ke Kairo.

Sementara itu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas akan melakukan perjalanan ke Yordania hari Rabu ini dan kemudian ke Qatar untuk pembicaraan di Gaza, menurut media Palestina.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dalam pertemuan itu, Haniyah juga sempat menyinggung keputusan Amerika Serikat yang mengklaim Baitul Maqdis (Jerusalem) sebagai ibu kota negara penjajah Israel serta pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Al-Quds, aksi ‘Great March Return’, dan pengepungan wilayah Gaza oleh penjajah Israel.

Selanjutnya, Ismail Haniyah mengungkapkan bahwa Hamas telah mengambil beberapa keputusan dalam pembahasan selama lima hari terakhir. Ia menekankan bahwa pimpinan Hamas tidak hanya memasukkan isu-isu terkait Hamas saja, namun juga semua persoalan nasional yang dihadapi Palestina.

Haniyah memandang kembalinya kepemimpinan Hamas secara simbolis di Gaza akan menegaskan ‘hak kembali’ yang dimiliki semua rakyat Palestina. Kehadiran mereka di Gaza akan menjadi awal kembalinya Al-Quds, Tepi Barat, dan semua wilayah yang telah dirampas penjajah sejak 1948.

Sejak aksi dimulai pada 30 Maret, pasukan Israel telah menewaskan setidaknya 49 Palestina, dan melukai lebih dari 8.500 orang.

Baca: Delegasi Tingkat Tinggi Hamas Kunjungi Kairo

‘Mencapai Perdamaian’

Selain itu,  Saleh Al-‘Aruri menyampaikan bahwa perjuangan anggota Biro Politik Hamas baru-baru ini mempunyai dua alasan. Yaitu perdamaian dan menyudahi blokade Israel selama 13 tahun atas wilayah Gaza.

“Kami akan memprakarsai dan mengajak kepada pertemuan untuk membahas perdamaian. Kami akan menjawab semua ajakan yang berniat baik kepada rakyat Palestina,” kata Al-Aruri.

Selanjutnya Al-Aruri menegaskan keseriusan dan kesadaran Hamas, bahwa persatuan nasional Palestina adalah satu-satunya cara untuk menghadapi upaya penjajahan ini, dan untuk mendapatkan hasil. Palestina menggunakan semua cara dalam perlawanan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Ketika mereka berjuang dengan sporadis, itu hanyalah kesia-siaan yang menipu.

Terkait blockade Gaza, Al-Aruri menyatakan bahwa upaya untuk mematahkan blokade dilakukan di semua bidang. Dengan mengedepankan kesetaraan, perdamaian, dan menjembatani kepentingan di Timur Tengah, Hamas berharap agar bisa memusnahkan blokade di Gaza.

Wakil Ketua Biro Politik Hamas ini juga menunjukkan, blokade di Gaza disebabkan karena posisi Hamas yang sangat penting dalam pembebasan tanah Gaza ini. Meskipun hanya melawan penjajahan dengan pejuang, para syuhada, dan pahlawan.

Baca: Hamas Segera akan Berunding dengan Fatah

Great March Return

Terkait aksi ‘Kembali ke Palestina yang Terjajah’ atau akrap disebut Great March Return, Al-Aruri menegaskan aksi itu dilakukan untuk mengembalikan anggapan bahwa Palestina bukanlah tempat yang terlupakan dan hak-hak rakyat Palestina tidak dilupakan. Sementara Zionis ‘Israel’ berusaha untuk meyakinkan dunia bahwa Palestina adalah milik ‘Israel’.

“Para peserta aksi memberitahu mereka bahwa negeri ini bukanlah milikmu,” kata Al-Aruri dikutip shehabnews. Ia juga menunjukkan bahwa aksi sementara ini telah meneriakkan kepada dunia bahwa “Hak-hak kami tidak dilupakan, dan cepat atau lambat kami akan mendapatkannya kembali.”

Bagi Al-Aruri, aksi Great March Return adalah mimpi buruk bagi Israel.  Ia menunjukkan dampak besar dari aksi Great March Return pada rakyat Palestina, negara-negara Arab dan Islam, serta dunia. Aksi ini juga diberkahi karena besarnya perjuangan-perjuangan yang menyertainya, sehingga upaya-upaya melawan Palestina pun hancur berantakan.

Baca: Pertama Kali, Ribuan Perempuan Palestina Turun Jalan di Perbatasan Gaza

Persatuan Nasional

Fraksi-fraksi Palestina menegaskan, mereka harus mencapai persatuan nasional berdasarkan kesepakatan tahun 2011 dan setelahnya, yaitu penyusunan ulang Dewan Perwakilan Rakyat Palestina dan Organisasi Pembebasan Palestina, semuanya sebagai kesatuan bagi Palestina.

Para fraksi itu juga memanjatkan terima kasih kepada Republik Mesir atas upayanya dalam membantu mencapai perdamaian Palestina. Mereka juga menyatakan pentingnya untuk menempatkan upaya ini demi menghasilkan dokumen perdamaian.

Mereka memastikan bahwa aksi Great Return March terus berlanjut dalam bentuk perjuangan dan persatuan rakyat hingga tercapai tujuan yang diinginkan, yaitu menghilangkan penderitaan dan penghadangan rakyat Palestina dalam mencapai tujuan pengembalian strategis Palestina. Di samping itu, mereka menyerukan perluasan wilayah Palestina agar Tepi Barat dan wilayah lainnya juga turut dimasukkan.

Fraksi Palestina juga memastikan bahwa aksi Great Return March adalah pilihan rakyat, bukan sebagai alternatif untuk aksi dengan senjata. Mereka menyatakan ada dua metode yang akan dilakukan. Salah satu yang disukai oleh rakyat adalah aksi senjata untuk melindungi aksi Great Return March sebagai jawaban atas kekerasan Israel.

Great Return March mencakup aksi unjuk rasa yang merupakan bagian dari protes panjang yang akan berujung 15 Mei untuk menandai peristiwa Nakba atau “malapetaka” di Palestina.*/Ja’far Auzan Muzakki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaGrear Return MarchHAMASḤarakah al-Muqāwamah al-ʾIslāmiyyahismail haniyahKairo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesaksian Kakek Selamat dari Reruntuhan Masjid Saat Gempa
Tulisan selanjutnya 381 Jiwa Meninggal, Pemerintah Belum Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?