Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Siapa di Balik Kampanye Sistematis Melemahkan Kelompok Pejuang Perlawanan dan Hamas di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Maret 2025 22:16 10:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Maret 2025 11:38
Bagikan
PM ‘Israel’ Benjamin Netanyahu, kanan, berbicara dengan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich pada 7 Januari 2024 | (Kiri) Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas, berpose dengan PM PA yang baru Mohammad Mustafa (Ronen Zvulun/Pool via AP; PPO / AFP)
Bagikan

Pusat Informasi Palestina mengungkap fakta baru kampanye sistematis menjatuhkan pejuang perlawanan, termasuk Hamas di Gaza. Siapa mereka?

Hidayatullah.com | MENGINGAT genosida ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Jalur Gaza selama lebih dari 18 bulan, arena Palestina menyaksikan upaya sistematis untuk menghasut opini publik melawan kelompok pejuang dan perlawanan.

Kampanye ini, yang dipimpin oleh penjajah dan melibatkan pihak-pihak yang berafiliasi dengan Otoritas Palestina (PA) dan Fatah, yang tidak pernah telibat dalam perang melawan ‘Israel’.

“Mereka menggunakan alat media mereka untuk menghasut rakyat Palestina melawan faksi-faksi perlawanan, sejalan dengan wacana penjajah ‘Israel’,” demikian temuan Palestina Information Centre (PIC) dalam Bahasa Arab.

Baca: Serang Pejuang dan Bantu ‘Israel’ Kepung Kamp Pengungsi, Dimana Otoritas Palestina Berpihak?

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Otoritas Palestina dan Upaya Penghasutan Pejuang

Sejak dimulainya Operasi Banjir Al-Aqsha, faksi-faksi Fatah dan Otoritas Palestina (PA) telah mengintensifkan serangan menggunakan media mereka terhadap perlawanan, mengabaikan kejahatan ‘Israel’ yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina.

Anehnya, kampanye dan pidato propaganda ini sangat selaras dengan pernyataan penjajah ‘Israel’, karena Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu memanfaatkan demonstrasi segelintir orang di Gaza dengan mengklaim hal ini sebagai “bukti keberhasilan kebijakan ‘Israel’”, dan Menteri Pertahanan ‘Israel’ Y’Israel’ Katz menyerukan penduduk Jalur Gaza untuk keluar dalam demonstrasi menentang pejuang Hamas.

“Dua hari yang lalu, sebuah demonstrasi dimulai di Gaza utara menyerukan diakhirinya perang dan genosida, namun tiba-tiba sekelompok individu masuk dalam barisan yang meneriakkan slogan-slogan ofensif terhadap pejuang perlawanan,” tulis media ini dalam bahasa Arab.

Sementara itu, saluran media berbasaha Ibrani dan pro-’Israel’ mencurahkan area yang luas untuk liputan media tentang kampanye hasutan melawan pejuang perlawanan ini.

Mereka tiba-tiba menjadi   rumah bagi tokoh-tokoh yang berafiliasi dengan organisasi Fatah dan memberi mereka platform untuk menyerang kelompok Hamas dan kempok perlawanan lain.

“Para buronan Gaza berupaya mengobarkan hasutan, menyebarkan video palsu tentang demonstrasi lama dan mendorong seruan untuk demonstrasi baru. Demonstrasi-demonstrasi ini, khususnya, secara terbuka menyatakan penentangan mereka terhadap para pejuang perlawanan dan mengabaikan akar penyebab genosida yang telah berlangsung selama 18 bulan,” tulis media ini.

Baca: Survei: Mayoritas Warga Palestina lebih ‘Sayang’ Hamas daripada Otoritas Palestina

Mengeksploitasi penderitaan untuk merusak persatuan  Palestina

Para pengamat percaya bahwa Otoritas Palestina mencoba mengarahkan kemarahan rakyat akibat genosida ‘Israel’ ke arah pejuang perlawanan alih-alih, meminta pertanggungjawaban penjajah atas bencana kemanusiaan yang dihadapi oleh Palestina.

Penulis dan analis politik Palestina, Zulfiqar Swergo menegaskan bahwa rakyat Palestina menjadi lebih sadar akan upaya-upaya ini, mencatat bahwa protes di Gaza bukanlah penolakan terhadap pejuang perlawanan, tetapi teriakan kemarahan atas penderitaan yang diperburuk oleh perang.

Swergo menambahkan dalam sebuah pernyataan pers bahwa upaya Otoritas Palestina (PA) untuk mengeksploitasi aksi hasutan terhadap perlawanan akan gagal, mengabaikan fakta bahwa penjajahlah yang melakukan pembunuhan dan penghancuran.

Ia menekankan bahwa Kelompok Fatah dan Otoritas Palestina (PA) seharusnya mengarahkan serangan mereka terhadap pemerintah pendudukan, daripada memicu perpecahan internal.

Otoritas Palestina Siap Kelola Gaza bersama ‘Israel’

Peran Media ‘Israel’ dalam Hasutan

Sementara itu, Jurnalis ‘Israel’ Halil Rosen dari Hebrew Channel 14 mengungkapkan bahwa penjajah ‘Israel’ bertaruh pada tekanan internal di Jalur Gaza sebagai alternatif untuk perang darat.

Para pengamat percaya bahwa strategi ini bertujuan menarget perpecahan internal Palestina, untuk melemahkan pejuang perlawanan dan menyiapkan dasar bagi pengaturan politik di masa depan yang melayani kepentingan penajah.

Palestina Menolak Politik Penghasutan

Sementara itu, pemimpin nasional  dan koordinator Aliansi Populer Omar Assaf mengutuk upaya untuk “mengeksploitasi murahan” penderitaan rakyat Gaza, menekankan bahwa media ‘Israel’ dan proksinya mencoba mengobarkan perpecahan untuk merusak persa  nasional Palestina.

Assaf menambahkan bahwa rakyat Palestina sepakat pada opsi perlawanan, dan bahwa setiap upaya untuk menghasut mereka menentangnya tidak akan berhasil.

“Karena semua orang menyadari bahwa penjajah adalah musuh yang sebenarnya, dan bahwa setiap upaya internal untuk menyerang perlawanan hanya untuk kepentingan ‘Israel’,” ujarnya dikutip PIC.

Mengingat genosida ‘Israel’ yang terus berlanjut, beberapa partai internal mencoba mengeksploitasi penderitaan rakyat Palestina di Gaza untuk menyerang kelompk perlawanan dan mendistorsi citra-nya.

Jurnalis Palestina, Abdul Rahman Younis mengatakan bahwa upaya Otoritas Palestina (PA) dan Fatah untuk mengobarkan opini publik di Gaza melawan perlawanan datang dalam konteks koordinasi keamanan dan politik yang lebih luas dengan penjajah ‘Israel’, mencatat bahwa langkah-langkah ini bukanlah hal baru, tetapi mereka menjadi lebih jelas mengingat genosida ‘Israel’ yang sedang berlangsung.

“Otoritas Palestina absen dari panggung Palestina selama perang, dan tidak memberikan dukungan nyata kepada rakyat Gaza, tetapi hari ini hanya kembali untuk penghasutan jalanan melawan pejuang perlawanan, lupa bahwa penjajah adalah orang yang mempraktikkan genosida terhadap Palestina,” ujar Younis kepada PIC.

Baca: Tak Ikut Perang, Otoritas Palestina Berambisi Memerintah Gaza setelah Perang

Dia menunjukkan bahwa media Yahudi mempromosikan kampanye hasutan ini, yang menegaskan adanya korespondensi antara wacana media Otoritas Palestina dan wacana penjajah, menjelaskan bahwa “Netanyahu sendiri mengutip protes di Gaza untuk membenarkan kelanjutan perang, dan ini adalah bukti bahwa ada orang-orang yang melayani agenda ‘Israel’ dari dalam Palestina.”

Younis menekankan bahwa “rakyat Palestina sepenuhnya menyadari permainan politik ini, dan tidak akan jatuh ke dalam perangkap untuk meminta perlawanan bertanggung jawab atas apa yang terjadi, penjajah tahu musuh pertama dan terakhir mereka adalah pejuang perlawanan.”

“Otoritas Palestina, alih-alih mengarahkan anak panahnya ke penjajah, menyerang perlawanan dan mempromosikan narasi penjajah, dan ini adalah kejatuhan politik dan moral yang akan berdampak pada seluruh panggung Palestina,” tutupnya.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FatahgazaHAMASHeadlineisraelkampanye sistematisOtoritas Palestinapejuang perlawananPilihan RedaksiPusat Informasi Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Relawan Indonesia di Gaza: Rumor Warga Menolak Hamas adalah Narasi Pecah Belah ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pria Bersihkan Makam Keluarga Penyebab Karhutla di Korea Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?