Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

20 Ribu Artefak di Gaza Raib Dijarah ‘Israel’ Usai Situs Arkeologi Dihancurkan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 November 2025 10:44 10:44 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 November 2025 12:00
Bagikan
Situs Arkeologi dan artefak di Gaza Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com – Penjajah ‘Israel’ tidak hanya berupaya membinasakan warga Palestina, mereka juga menghapus situs sejarah dan arkeologi di Jalur Gaza. Selama perang genosida zionis di Gaza, lebih dari 20.000 artefak dari era prasejarah hingga era Utsmaniyyah hilang dan dijarah.

Daftar isi
  • Penjarahan artefak
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Tentara Israel telah secara sistematis dan ekstensif menghancurkan situs-situs arkeologi Gaza sebagai bagian dari kebijakan yang bertujuan menghapus identitas Palestina,” ujar Ismail al-Thawabteh, kepala Kantor Media Pemerintah Gaza, kepada Anadolu pada Senin (17/11/2025).

Pemerintah Gaza mencatat, pasukan penjajah ‘Israel’ telah menghancurkan sebagian atau seluruhnya lebih dari 316 situs dan bangunan arkeologi di Jalur Gaza, sebagian besar berasal dari era Kekhalifahan Mamluk dan Utsmaniyyah, sementara yang lainnya berasal dari abad-abad awal Islam dan periode Bizantium.

Qasr al-Basha, sebuah istana era Mamluk yang dibangun di atas situs warisan UNESCO yang berasal dari tahun 800 SM, tak luput dari serangan sistematis zionis terhadap sejarah Gaza.

Terletak di lingkungan Al-Daraj di Kota Tua Gaza, 70 persen istana Qasr al-Basha rusak akibat serangan ‘Israel’, menurut Hamouda Al-Dahdar, pakar warisan budaya di Pusat Pelestarian Warisan Budaya di Bethlehem, di Tepi Barat yang diduduki.

Baca Juga

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

Penjarahan artefak

Kini, setelah dua tahun serangan udara Israel hampir meratakan seluruh bangunan di Gaza, para pekerja sejarah berupaya mencari artefak di bawah reruntuhan. Menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, mereka berupaya memulihkan dan melestarikan sisa-sisa identitas historis Gaza.

“Apa yang terjadi pada warisan Gaza bukan hanya kehancuran; melainkan penjarahan terorganisasi, sebuah praktik yang dikriminalisasi berdasarkan hukum internasional dan dianggap sebagai serangan terhadap warisan budaya global,” kata Thawabteh.

Ia menambahkan bahwa lebih dari 20.000 artefak langka dari era prasejarah hingga periode Ottoman yang tersimpan di museum telah hilang selama perang Israel.

Dahdar juga mengonfirmasi hilangnya ribuan artefak langka dan beragam setelah pasukan Israel menyerbu dan menghancurkan situs tersebut.

“Setiap bagian dari artefak ini memiliki nilai sejarah yang signifikan dan mewakili satu bab dalam sejarah peradaban Palestina,” kata Dahdar, menyebut penjarahan tersebut sebagai “kejahatan budaya serius yang memengaruhi identitas nasional dan warisan bersama umat manusia.”

Pakar tersebut mencatat bahwa situs tersebut sebelumnya telah mengalami kerusakan parah selama operasi militer ‘Israel’ sebelumnya sebelum penarikannya pada tahun 1994.

Setelah mundurnya ‘Israel’, Otoritas Palestina merestorasi istana tersebut dan mengubahnya menjadi museum yang memamerkan koleksi-koleksi bersejarah yang berharga.

Penjajah ‘Israel’ menduduki Jalur Gaza pada tahun 1967 dan mundur pada tahun 1994 berdasarkan Perjanjian Oslo 1993 dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Pada tahun 2005, Israel membongkar permukimannya di Gaza berdasarkan “Rencana Pelepasan” sepihaknya.

Sekali lagi, selama perang terakhir yang dimulai pada Oktober 2023, istana tersebut mengalami kerusakan dan penjarahan benda-benda arkeologisnya.

Lebih dari 69.000 warga Palestina telah syahid, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 170.700 lainnya terluka dalam perang ‘Israel’ yang menghancurkan daerah kantong tersebut menjadi puing-puing.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arkeologigenosida GazaHeadlinepalestinasejarah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lalu Hardian Irfani dari Komisi X sebut setiap sekolah harus punya psikolog profesional Komisi X DPR RI Sebut Sekolah Harus Punya Psikolog Profesional
Tulisan selanjutnya MUI: Ketahanan Digital Kunci Menjaga Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Berita
6 Juli 2026 11:20
Hubungan Agama dan Sains
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Terbaru

  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?