Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tepi Barat Bergolak, Intifadah 3 Hantui Penjajah Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2015 14:25 2:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2015 14:18
Bagikan
Perlawanan pemuda-pemuda Palestina melawan penjajah Israel di Tepi Barat
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah hampir 10 hari pelarangan penjajah Israel terhadap akses warga Palestina memasuki Masjid Al Aqsa, sampai pagi hari ini suasana masik bergolak yang dikhawatirkan Israel memicu gelombang intifada ketiga.

Rabu (07/10/2015) dua pelajar Palestina tertembak, salah satunya dengan peluru tajam yang dilepaskan oleh eksrimis Yahudi dan satunya dengan peluru karet saat bentrokan di kawasan kuburan Halwah, timur Betlehem, selatan Tepi Barat.

Sumber-sumber medis Palestina dikutip PIC menegaskan, pelajar bernama Mujahid Naem Abu Sarhan (18) mengalami luka di bagian dadanya dengan peluru tajam warga ekstrimis Yahudi.
Pelajar lainnya Sohaib Ibrahim Shalih Hasasinah (18) terluka di bagian kaki kanannya dengan peluru logal berlapis karet. Korban Abu Sarhan dilarikan ke RS Betjala karena kondisinya terluka parah. Sementara Hasasinah (18) dibawah ke klinik.

Konfrontasi meletus antara pelajar sekolah-sekolah Palestina dan penjajah Israel di kawasan kuburan Halwah, timur Betsahur. Zionis-Israel melepaskan peluru karet, gas air beracun untuk membubarkan pelajar.

Aksi ratusan warga Palestina di berbagai tempat di Tepi Barat juga terus terjadi. Mereka melakukan demontrasi dan terlibat bentrokan dengan pasukan Israel akibat keputusan penjajah menutup akses Masjidil Aqsha.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Seperti dikutip PIC, seorang pemuda Palestina berhasil melakukan aksi penikaman di pusat perbelanjaan besar di “Petah Tikva” di timur Tel Aviv dekat rumah sakit Pellnson.

Menurut Zionis, pelaku penyerangan berhasil menikam sedikitnya dua orang Zionis, salah satunya dalam kondisi sangat parah.

Sementara itu sumber-sumber media Zionis dan Palestina menegaskan bahwa pelaku aksi dalam seorang pemuda bernama Tamir Ruwaidat berusia 22 tahun. Dia berasal dari daerah Dzahiriyah di selatan Hebron.

Saluran TV10 Zionis menukil dari sumber-sumber di militer Zonis menegaskan bahwa pelaku aksi menyerang sejumlah pemukim Yahudi dengan pisau, kemudian melarikan diri dan berhasil diburu ke dalam sebuah bangunan kemudian dikepung dan berhasil ditangkap.

Patut disebutkan, ini adalah aksi ketiga yang dilakukan orang-orang Palestina dari propinsi Hebron, sedikitnya dalam 12 jam.

Sebelumnya dilaporkan seorang pemuda Palestina bernama Amjad al jundi dari kota Yata, gugur di permukiman Yahudi Keryat Gad, setelah menikam serdatu Zionis dan merampas senjatanya.
Perjuangan tak Padam

Hari Senin (06/10/2015), Abdulrahman Shadi Obeidallah (Abdo) seorang pelajar berusia 13 tahun dari kamp pengungsi Aida di Bayt Lahm ditembak secara sengaja oleh pasukan penjajah Zionis saat masih menggunakan pakaian seragam sekolah. [Baca: Abdo, Ditembak Israel Saat Masih Gunakan Pakaian Seragam]

Pembunuhan ini terjadi setelah Perdana Menteri Benyamin Netanyahu menyatakan “perang” terhadap para pelempar batu. Dengan kebijakan yang baru, serdadu Zionis boleh menembak jika mereka merasa siapapun di sekitar mereka dianggap terancam oleh lemparan batu warga Palestina.
Benjamin Netanyahu bahkan mengatakan Israel akan melancarkan pertarungan sampai titik darah penghabisan melawan aksi teror Palestina.

Palestinian Red Crescent Society (PRCS), menyatakan keadaan darurat, setelah pasukan penajajah Israel menggunakan peluru tajam dan peluru baja berlapis karet untuk menghalau demonstran.

Pembunuhan tidak menghalangi dan memadamkan semngat rakyat Palestina melawan penjajahan untuk mengembalikan tanah air mereka yang dijajah. Meski mereka hanya berbekal batu melawan senjata-senjata canggih bantuan Amerika.

Perlawanan dan penikaman terhadap warga Yahudi rupanya mencemaskan penjajah Israel.

Saluran TV7 Zionis baru-baru ini mengungkapkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri Zionis telah bersepakat dengan Kementerian Keuangan guna memberi bonus anggota polisi yang bertugas di wilayah Al Quds Timur hingga 10 ribu shekel (sekitar 2500 dolar).

Sebelumnya, pihak keamanan juga menggelar rapat karena kekhawatiran serangan balasan dari arah Jalur Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IntifadahisraelMasjidil AqshapalestinaTepi BaratZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tarbiyah bagi Suami Membentuk Keluarga Sakinah (2)
Tulisan selanjutnya Abdo, Ditembak Israel Saat Masih Gunakan Pakaian Seragam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?