Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

“Membela Agama” Melalui Tulisan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juni 2007 02:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Namanya, Irtefa Binti Farid, seorang siswa kelas dua di SMU Albemarle. Untuk kebanyakan orang, siswa SMU ini sesuatu yang luar biasa. Dalam berbicara dengannya, nyata, baginya, keimanan memainkan tugas penting.

Layaknya siswi SMU lain, ia sebagaimana anak-anak remaja. Kecuali,  jilbab di atas kepala yang dia kenalan. Namun justru jilab itulah yang menjadi bagian dari ceritanya ini.

Jika kamu adalah seorang siswa Muslim dari dari Bangladesh yang tiba di Amerika  baru  dua bulan setelah serangan 11 September, apa yang akan kamu lakukan?

Kala itu, Irtefa,  menulis sebuah surat tentang kebebasan beragama di Amerika. "Sewaktu saya memikirkannya, saya berpikir akan lebih baik untuk menulis tentang itu karena menolong saya memilih perasaan saya juga," kata Irtefa.

Irtefa, menggambarkan sendiri pesan-pesannya, "Kebebasan Agama: Hak Saya, Tanggung Jawab Saya."

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

"Saya pikir bahwa penting memberitahu banyak orang, bahwa meskipun penggambaran secara rasial sudah terjadi; saya dapat berlatih menggambarkan agama saya," tambahnya.

Atas tulisannya itu, Irtefa akhirnya dihadiahi pujian ’Exellence’ dari America's First Freedom, organisasi non-profit yang berpangkalan di Richmond.

Penulis beliau ini mengatakan sangat mengagumi neneknya. Yang  memperkenalkan agama sejak awal.

"Sebelum saya datang ke sini, saya sangat tidak taat beragama.Sesudah pindah, segalanya berganti begitu cepat. Saya mesti berpegang pada sesuatu, dan bahwa ketika saya memperhatikan agama saya, mempelajarinya dan makin mengerti lebih banyak," ujarnya.

Tulisan Irtefa lain berjudul. "Christopher Columbus: Pahlawan Tidak Sempurna," juga memenangkan juara pertama dari the Daughters of the American Revolution (DAR), sebuah organisasi wanita AS yang memiliki jaringan sampai di lima puluh Negara bagian AS. Termasuk di  Bahama, Bermuda, Kanada, Perancis, Jerman, Jepang, Meksiko, Spanyol, dan Inggris.

Lahir dan dibesarkan di Bangladeshh, Irtefa mengenal betul penderitaan orangtua dan masyarakat di sekelilinnya. Karena itu, gadis berjilbab ini bercita-cita menjadi seorang dokter anak dan berharap bisa mengabdi di sebuah rumah sakit. 

Harapannya, ia bisa segera kembali menjadi seorang dokter di negerinya dan ingin memenuhi impiannya untuk membuat anak lain bisa tersenyum dan memahami kecantikan isi dunia.[cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Aid Tetap Berkomitmen Bantu Indonesia
Tulisan selanjutnya Puisi “Pilu” Tahanan Guantanamo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?