Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Istri Daiyah, Suami Dai: “Berdakwah Harga Mati”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2020 18:04 6:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2020 15:30
Bagikan
Umi Latifah (jilbab cokelat) bersama suami, Ustadz Anwari Hambali (tengah) dan anak-anak serta cucunya di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com | WANITA itu sedang hamil. Sambil membawa kandungan, ia menggendong anaknya yang masih batita, sedang tangan satunya menuntun anaknya yang lain berusia balita. Ia bukan hendak berjalan-jalan santai di taman menikmati angin sepoi-sepoi. Bukan!

Tapi, Umi Lathifah, Muslimah tersebut, saat itu sedang dalam perjalanan jauh ke tempatnya mengajar di sebuah majelis taklim. Begitulah. Ia menempuh perjalanan, mengajar dari satu majelis taklim ke majelis taklim yang lain, dengan memboyong serta rombongan dan “rombengannya”. Ah, betapa repotnya, begitu mungkin pikiran banyak orang.

Demikian sekelumit kisah dakwah daiyah senior Hidayatullah ini. Meski harus berempong-rempong ria, Umi Lathifah menjalani semua itu dengan sepenuh hati. Ia mengaku tak ada keluhan yang terbersit dalam hatinya. Ajrun ghairu mamnun (pahala yang mengalir) bagi Umi Lathifah adalah motivasi untuk tetap istiqamah sebagai daiyah.

Berdakwah baginya adalah harga mati yang tak dapat ditawar. Selama ini, ia telah berkecimpung di dunia dakwah setidaknya selama 25 tahun.

“Dari perjalanan dakwah tersebut, nyaris tidak ada pahitnya,” tutur istri dari Ustadz Anwari Hambali saat menuturkan perannya sebagai daiyah yang aktif mengajar majelis taklim di beberapa daerah di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Menjalani peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan dai’yah tentu bukan hal yang mudah. Satu sisi urusan keluarga harus diprioritaskan. Namun di sisi lain, urusan ummat dan ummahat juga tak mungkin diabaikan.

Meski memiliki tugas di luar, namun seorang ibu rumah tangga juga harus mengutamakan urusan keluarga. Untuk itu, dukungan suami dan keluarga tentu sangat dibutuhkan dalam amanah dakwah. Perlu pula adanya pemahaman dan persamaan perspektif dalam keluarga, agar amanah sebagai daiyah dapat berjalan lancar.

“Saling mendukung dan saling menopang antara suami istri,” tips yang diberikan Umi Lathifah kepada penulis untuk pembaca hidayatullah.com, khususnya para Muslimah, Desember 2020.

Baca: Asa Muslimah Kembali ke Penjara Berdakwah

Ia pun menuturkan bahwa seringkali sang suami membantunya dalam mengurus pekerjaan rumah tangga. Suaminya, Ustadz Anwari, demikian dikenal, juga merupakan salah seorang dai Hidayatullah. Ustadz Anwari aktif berdakwah ke berbagai daerah di Indonesia, tak jarang harus meninggalkan anak istri di rumah. Ini salah satu pengalaman yang dialami Umi Lathifah sebagai istri dari seorang dai.

“Pengalaman waktu anak-anak masih kecil-kecil ditinggal oleh suami yang pergi dakwah ke daerah lain. Setelah anak-anak (sudah) besar-besar, sudah enggak ada yang tinggal di rumah. Jadi kadang ikut suami berdakwah ke daerah sampai sekarang,” tutur Umi Lathifah.

Kini, dari 9 putra-putri Umi Lathifah-Anwari Hambali, tinggal 5 orang yang masih hidup. “Tabungannya 4 (wafat),” ujar nenek dengan 9 cucu dan 4 menantu ini.

Dengan segala tantangan dan dinamika yang ada, daiyah yang berdomisili di Kampus Hidayatullah Ummul Quro, Gunung Tembak, Balikpapan ini berusaha selalu bertahan di jalan dakwah. Ia meyakini, jalan dakwah yang ia tempuh adalah panggilan hati sebagai bekal untuk kehidupan akhirat.

Selain dakwah, ia juga berkecimpung dalam dunia pendidikan di pesantren. Selama 6 tahun ia diamanahi menjadi pembimbing asrama putri di kampus Gunung Tembak. “Ada kebahagiaan tersendiri saat mendampingi suami ke daerah, lalu bertemu santri-santrinya Umi dulu yang ada di daerah-daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,” tuturnya.

Sebagaimana hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.” Untuk itu, Muslimah berusia 63 tahun ini berharap, dengan manfaat yang disebarkan melalui taklim dan dakwah yang diserukan, ia akan menjadi sebaik-baik manusia sebagaimana disebutkan dalam hadits tersebut.

Baca: Semangat Dakwah Mantan Penginjil

Saat ini, Umi Lathifah diamanahi sebagai Anggota MPP Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang juga Ketua Majelis Murabbiyah. Penghujung tahun 2020 ini, Mushida akan menggelar Musyawarah Nasional V secara virtual. Acara berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Kota Depok, Jawa Barat. Dengan dihadiri 33 peserta sebagai perwakilan tiap Pengurus Wilayah (PW) Mushida yang ada di berbagai provinsi.

Perhelatan akbar lima tahunan itu akan digelar pada 26-27 Desember 2020 dengan mengusung tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam.”

“Berjuang dan berkorbanlah. Semua yang kita punya, baik harta, tenaga, dan pikiran (untuk Islam) lewat lembaga Hidayatullah, belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pengorbanan mempertaruhkan nyawa,” pesannya kepada semua kader Mushida di seluruh Indonesia.

Umi Lathifah juga berharap Munas V Mushida menjadi ajang mempererat silaturahim antar sesama anggota maupun pengurus Mushida yang selama sudah terjalin kuat. Terjalinnya persaudaraan ini sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah yang mempersaudarakan kaum Anshar dan kaum Muhajirin.* Arsyis Musyahadah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiDai HidayatullahdaiyahdakwahHidayatullahMunas V MushidaMushida
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemungkaran dan ‘Fatwa’ Hati Nurani
Tulisan selanjutnya Ketua MUI: Nabi Menjamin Kebenaran Mimpi Bertemu Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?