Hidayatullah.com | THE US Federal Reserve adalah suatu badan usaha milik swasta yang berperan sebagai pengatur utama, dan yang menguasai institusi perbankan Amerika Serikat. Kedudukan tunggalnya yang terpenting ialah menetapkan kebijakan moneter; banyak para ekonom yang mempercayai the Fed mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap jalannya daur bisnis di Amerika Serikat.
Eustace Mullins (1983) dan Gary Kah (1991) masing-masing telah menulis sebuah buku yang isinya memuat hasil penelitian mereka yang bermuara kepada pembuktian, ternyata sekelompok elite bankir swasta (Yahudi), dan bukannya pemerintah Amerika Serikat-lah, yang memiliki dan mengendalikan the Fed. Lebih lanjut kedua penulis tersebut menemukan, penguasa bayangan tersebut telah menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi pasar uang dan mengendalikan ekonomi Amerika Serikat, dan melalui kekuasaan itu mengendalikan politik Amerika Serikat.
Fokus kedua buku itu memusat kepada The Federal Reserve Bank of New York. Apa yang sering disebut orang dengan nama the Fed sebenarnya terdiri dari dua peringkat: pertama, ada 12 buah Federal Reserve Bank tingkat wilayah, seperti he Fed of New York, dan Dewan Gubernur yang mengendalikannya (Alan Greenspan adalah Ketua Dewan itu sekarang ini). Gary Kah menuduh orang-orang Yahudi secara langsung memiliki the New York Fed, lembaga bank terbesar dan paling penting di antara selusin bank-bank the Fed yang ada di negara-bagian lainnya.
Melalui bank the New York Fed ini para kolaborator Yahudi mengendalikan seluruhan Sistem Federal Reserve dan menuai keuntungan bcasanya. Eustace Mullins sepakat mengenai betapa pentingnya the New York Fed, tetapi menurutnya lembaga itu hanya dimiliki secara tidak-langsung oleh orang-orang Yahudi. -melalui sebuah perhimpunan perbankan Eropa yang disebutnya dengan nama London Connection yang mengendalikan kebijakan the Fed dari seberang lautan.
Apakah tuduhan itu benar ? Bagian ini akan memfokuskan apakah benar oráng Yahudi memiliki the Federal Reserve Bank of New York, langsung baik maupun tidak-langsung’? Apakah mereka mengendalikan seluruh saham Sistem Federal Reserve, dan apakah Orang-orang Yahudi itu menerima keuntungan tahunan yang besar?
Tne US Federal Reserve Bank yang dua-belas wilayah itu diorganisasikan sebagai sebuah ‘holding company’, seperti halnya perusahaan-perusahaan lainnya. Menurut Gary Kah, orang-orang Yahudi itu memiliki kepentingan atas pengendalian saham the New York Fed.
Menurut keterangan yang diperolehnya dari kontak-kontak dengan para pialang uang Swiss dan Saudi Arabia ada delapan pemegang saham terbesar terhadap the US Federal Reserve Bank. yaitu: (1) Rothschilds Bank of London, (2) Rothschilds Bank of Berlin, (3) Israel Moses Seif Bank of Italy, (4) Warburg Bank of Hamburg, (5), Warburg Bank of Amsterdam, (6), Lazard Brothers of Paris, (7), Lehman Brothers of New York, (8), Kuhn and Loeb Bank of New York, (9), Chase Manhattan Bank of New York, dan (10). Goldman- Sachs of New York.
Gary Kah juga menjelaskan kelompok bankir Yahudi ini adalah Pemegang Saham Kelas A” dari bank tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan karena Federal Reserve Stock tidak mengurutnya seperti ini.
Klasifikasinya bisa termasuk ke dalam “member stock'” atau “public stock”, dan tak pernah terdengar adanya “Class A stock” . Memang para direktur the US Federal Reserve Bank dipilah-pilah menurut kelas A, B. C, tergantung bagaimana mereka diangkat.
Barangkali hal inilah yang menjadi sumber kebingungan bagi Gary Kah. Eustace Mullins menyusun daftar yang sama sekali berbeda, la melaporkan bahwa delapan pemegang saham terbesar pada the New York Fed adalah; (1) Citibank (2) Chase Manhattan Bank (3) Moran Guarantee Trust (4) Chemical Bank (5) Manufacturers Hanover Trust, (6) Bankers Trust Company (7) National Bank of North America, (8). Bank of New York.
Menurut Mullins, bank-bank ini pada tahun 1983 memiliki saham mencapai 63% dari stok The New York Fed. Bank-bank Amerika tersebut pada gilirannya sebenarnya dimiliki oleh lembaga-lembaga keuangan Yahudi di Eropa. Ketika bank-bank komersial di New York Fed memilih dewan direktur, London Connection mampu menggunakan kaki-tangan mereka di Amerika untuk menentukan pengangkatan para direkturnya dan akhirnya mengendalikan seluruh sistem Federal Reserve. la menjelaskan:
… Mereka yang paling berkuasa di pemerintahan Amerika Serikat sendiri masih harus bertanggung -jawab kepada suatu kekuasaan yang lain, suatu kekuasaan asing, dan suatu kekuasaan yang telah dengan gigih memperluas kekuasaannya terhadap republik muda sejak awal berdirinya. Kekuasaan itu adalah kekuasaan keuangan dari Inggris, berpusat di Keluarga Rothschilds Cabang London. Kenyataan bahwa pada tahun 1910, Amerika Serikat dikuasai dari Inggris seperti halnya sekarang ini. “
Mulins mencatat lebih jauh, bahwa pada hari tatkala the Federal Act diundangkan pada tahun 1913, “Konstitusi berakhir sebagai perjanjian yang mengatur kehidupan rakyat Amerika, dan kebebasan kita dipindahkan kepada sekelompok kecil bankir internasional (Yahudi).” (Federal Reserve Directory: A Study of Corporete and Banking Influence, Staff Report Cinnittee on Banking Cutlerency and Housing, House of Representative, 94 th Congress, 21 SC Session, August 1976)
Pada tanggal 30 Juni 1997 the New York Fed melaporkan apan buah bank terbesar pemiliknya, yaitu: (1) Chase Manhattan Bank, (2) Citibank (3) Morgan Guarantee Trust Company (4) Fleet Bank (5) Bankers Trust (6) Bank of New York (7) Marine Midland Bank, dan (8). Summit Bank.
Meski semua pemegang saham utama tampak sebagai bank milik nasional atau bank-bank yang terdaftar di negara bagian, tetapi Mullins menemukan bahwa kepemilikan dan kontrol terhadap bank-bank tersebut tetap ada di tangan pemilik modal Yahudi yang menjalankannya secara tidak langsung melalui kepemilikan saham mereka pada bank-bank domestik tersebut. Karena bank-bank di pusat keuangan New York adalah pemilik saham terbesar pada the New York Fed, orang-orang Yahudi tersebut tetap mempunyai wewel untuk mengangkat presiden dan anggota dewan komisaris menurut selera mereka.
Melalui wewenang ini, dan London Connection mereka memiliki kontrol atas operasi-operasi the Fed dan kebijakan moneter Amerika Serikat.*/Zionisme: Gerakan Menaklukkan Dunia oleh Z.A. Maulani