Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Ramadhan, Saat Tepat Anda Berhenti Merokok

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Juni 2017 05:49 5:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Juni 2017 05:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ramadhan, waktu terbaik untuk berhenti merokok, khususnya bagi mereka yang beragama Islam.

Ini karena seseorang yang menjalani ibadah puasa lebih bersemangat dari segi rohani, kata pakar berhenti merokok, Swinder Jit Jag Singh.

Pria yang lebih akrab disapa sebagai Sister Swinder mengatakan, praktik berpuasa, yaitu tidak makan dan minum, ikut memfasilitasi perokok untuk menghindari asap beracun karena golongan ini biasanya merokok setelah makan.

“Cuma ketika setelah berbuka biasanya mereka akan rokok balik.

“Jadi, kali ini, saya nasehatkan pada yang akan berhenti merokok, lalu makan, jangan ambil rokok. Terus saja ‘lari’ pergi masjid atau surau.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Sibukkan diri dengan kegiatan di masjid, shalat dan ibadah banyak-banyaknya, jadi semangat Andapun akan kuat,” saran dia sebagaimana dikutip Kantor Berita BERNAMA.

Baca:  Akhirnya Aku Merdeka dari Jajahan Rokok!

Sister Swinder percaya jika seseorang itu memiliki kekuatan untuk berpuasa, ia juga memiliki will power atau tekad yang cukup kuat untuk terus berhenti merokok.
Berhenti Segera

Dia juga percaya cara terbaik untuk berhenti merokok adalah secara langsung atau cold turkey.

“Saya rekomendasikan berhenti terus, karena berdasarkan pengalaman saya sebagai konselor berhenti merokok selama 23 tahun, memang cara ini lebih berhasil.

“Kalau cara berhenti sedikit-sedikit, maksudnya coba mengurangi  rokok sedikit demi sedikit, jarang efektif pada pasien saya,” katanya yang kini memimpin Klinik Berhenti Merokok di Asosiasi Nasional Kanker Malaysia (NCSM) di Kuala Lumpur.

Baca: Ketua Muhammadiyah: Membeli Rokok Pemborosan

Menurut Sister Swinder, mereka yang mencoba berhenti secara sedikit demi sedikit biasanya hanya akan berhasil mengurangi rokok untuk satu periode tertentu saja, tetapi kemudian konsumsi rokok mereka akan meningkat kembali.

“Graf (konsumsi rokok) mereka macam ombak, fluktuasi, turun naik, tapi tak pernah benar-benar berhenti.

“Sebab itulah siapa yang datang menemui saya, saya akan menyuruhnya berhenti seketika.

“Kalau sedikit-sedikit begini hanya akan boros obat,” katanya.

Ikrar

Jelasnya, mereka yang datang ke kliniknya akan dijelaskan tentang gejala akibat berhenti merokok atau  withdrawal symptoms seperti batuk, pilek dan sakit kepala, sehingga mereka dapat siap untuk menghadapi efek-efek itu.

Setelah membaca dan menandatangani ikrar berhenti merokok, mereka akan turut diberikan dengan obat atau NRT (nicotine replacement treatment) dalam bentuk stiker atau permen karet.

Baca: Peneliti: Rokok Jadi Perangkap Kemiskinan

“Berdasarkan pengalaman saya, kalau pada bulan Ramadhan, banyak dari mereka memberitahu kita yang mereka tak perlu obat.

“Biasanya dalam bulan puasa ini semangat mereka, will power, lebih kuat, oleh sebab itu pada sesiapa yang nak berhenti merokok itu ambil kesempatan, berhenti saja sekarang!” tegasnya.

Klinik

Menurut NSCM setidaknya 20.000 orang Malaysia meninggal karena penyakit terkait rokok pertahun, seperti kanker paru-paru, 13 jenis kanker lainnya, penyakit jantung, darah tinggi dan diabetes.

Asosiasi itu meluncurkan Klinik Berhenti Merokok yang pertama di kantor pusatnya di Jalan Raja Muda Abdul Aziz, Kuala Lumpur, pada Februari tahun lalu.

Usaha itu bertujuan membantu rakyat Malaysia menghentikan kecanduan pada rokok dan tembakau, selain mengurangi tingkat penyakit, khususnya kanker, dan kematian terkait penggunaan tembakau di negara ini.

Sampai saat klinik tersebut telah merawat 22 perokok dengan lebih dari setengah dari mereka telah berhasil berhenti merokok.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:atau cold turkey " Asosiasi Nasional Kanker Malaysiaberhenti merokokklinik berhenti merokokNCSMPuasaRamadhanSwinder Jit Jag Singhwill power
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Belgia Kehilangan Pendengaran Pasca Letusan Pistol Putri Astrid
Tulisan selanjutnya Cara Mudah Menghafal Hadits Beserta Sanadnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Berita
11 Juli 2026 10:20
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?