Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Larang Peredaran Buku, Israel Hambat Pendidikan Anak-Anak Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2017 14:27 2:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2017 14:27
Bagikan
Pelajar Palestin ini terpaksa sekolah di atas terik matahari
Bagikan

Hidayatullah.com—Penjajah Israel buku-buku pelajar sekolah Syariah di Masjid al-Aqsa di Timur Yerusalem.

Insiden tersebut dilaporkan di pintu masuk Gerbang Lions, ke lokasi masjid suci umat Islam sedunia itu pada hari pertama ajaran baru.

Akibat larangan penjajah,  pengurus sekolah terpaksa membagikan buku-buku di luar kompleks masjid, demikian kata Kepala sekolah, Ahad Sabri, dikutip Ma’an News.

Sebelum ini, Departemen Awqaf,  pihak pengelola Masjid Al Aqsha, meminta penjajah Israel untuk membagikan buku tersebut, namun tak mendapat tanggapan dari rezim Zionis, tulis GulfNews.

Sebagaimana diketahui, Masjid al-Aqsha memiliki dua sekolah Syariah. Satu tingkat kanak-kanak dan satu lagi tingkat SMU,  yang mengajarkan kurikulum Palestina, selain menyediakan bahan pembelajaran Syariah.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Namun pasukan keamanan penjajah memblokir kendaraan yang membawa buku memasuki tempat suci ketiga umat Islam sedunia itu, agar tak dibagikan pada sekitar 700 siswa.

Baca: Kementrian Pendidikan Israel Hasut Pelajar Agar Bunuh Warga Palestina

Kepala Masjid al-Aqsha, Shaikh Najeh Bakeerat, mengatakan, langkah tersebut mendorong orang tua untuk menarik anak-anak mereka ke sekolah-sekolah di wilayah masjid suci.

“Mereka juga mencoba menghukum sekolah-sekolah Palestina yang menolak menerima kurikulum Israel,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pendidikan penjajah Israel telah memaksa sekolah Palestina di Yerusalem, mengikuti dan menerapkan kurikulum rezim tersebut.

Hancurkan Sekolah

Di tempat lain, penjajah Zionis menyerang tiga fasilitas pendidikan anak-anak Palestina dengan cara menghancurkan dan meratakan bangunan dalam dua pekan terakhir saja setelah anak-anak kembali ke sekolah usai libur musim panas.

Fasilitas yang dihancurkan penjajah Zionis adalah taman kanak-kanak satu-satunya untuk komunitas badui di Jabal Albaba di timur al-Quds pada 21 Agustus lalu. Ditambah sekolah dasar di Betlehem pada 22 Agustus lalu.

Baca: Lagi, Anak 13 Tahun Syahid di Tepi Barat

Penjajah Zionis juga membongkar dan menyita panel bio solar yang menjadi sumber energi satu-satunya di sekolah dasar Abu Nawar. Tahun lalu sekolah yang sama mengalami serangan dua kali, sebagian bangunannya dihancurkan dan isinya disita.

Direktur Dewan Pengungsi Norwegia (Norwegian Refugee Council/NRC),  yang mengunjungi Betlehem hari Rabu kemarin mengatakan, “Sulit melihat anak-anak dan guru mereka hadir untuk hari pertama bejalar di sekolah di bawah sinar matahari yang terik, tanpa ada ruang kelas atau tempat mereka berteduh. Sementara itu berluasan permukiman ilegal terus berlanjut di wilayah sebelahnya tanpa henti.”

Gelombang aksi penghancuran terhadap sekolah dan penggusuran di wilayah Tepi Barat merupakan bagian dari serangan yang lebih luas pada pendidikan di Palestina.

Baca: 440 Anak Palestina Ditahan dalam Penjara Israel

Menurut Lembaga Tawanan Palestina, tahun ini otoritas penjajah Israel menangkap sekitar 800 anak-anak, yang mayoritas berasal dari Baitul Maqdis.

Saat ini ada 55 sekolah di Tepi Barat yang terancam dihancurkan oleh otoritas penjajah Zionis. Kebanyakan sekolah-sekolah tersebut didanai oleh donatur. Di antaranya negara-negara anggota di Uni Eropa.

Sedikitnya ada sekitar 1,25 juta siswa di Tepi Barat dan Gaza memulai tahun ajaran baru setelah liburan musim panas berakhir.  Sayangnya tak semuanya bisa sampai di sekolah mereka.

Penjajahan, kemiskinan, rusaknya infrastruktur, adanya tembok rasis yang dibangun penjajah Israel, dan blokade Gaza  adalah ‘penindasan’ yang menghalangi hak pelajar Palestina yang harusnya terpenuhi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ajaran baruanak palestinabukuisraelMasjid Al-AqsapalestinaPendidikanpenjajah Israelsekolah Syariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Makkah Serahkan Kiswah Baru pada Penjaga Ka’bah
Tulisan selanjutnya Donald Trump Beri Waktu 6 Bulan Transgender Bergabung di Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?