Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Mengutuk Kekerasan yang Masih Berlanjut pada Umat Islam Sri Lanka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Maret 2018 06:36 6:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2018 06:36
Bagikan
Sri Lanka menyatakan keadaan darurat setelah serangkaian insiden kekerasan anti Muslim Reuters
Bagikan

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari Ahad mengutup serangan dan kekerasan oleh ektremis Buddha yang menarget Muslim Sri Lanka  di Distrik Kandy, meski pemerintah sudah menetapkan jam malam.

PBB pada hari Ahad mengutuk serangkaian serangan anti-Muslim di Sri Lanka termasuk pembakaran masjid dan tempat usaha milik Muslim, tulis Aljazeera.

Kepala Bidang Urusan Politik PBB Jeffrey Feltman mengatakan kepada pemerintah Sri Lanka bahwa provokator di balik kekerasan dan serangan anti Muslim harus dibawa ke pengadilan.

Selama kunjungannya Feltman mengutuk kerusakan dan serangan terhadap umat Islam termasuk pada harta benda mereka.

Feltman, yang bertemu dengan para pemimpin Muslim setempat untuk menunjukkan solidaritas, “mendesak pelaksanaan komitmen pemerintah yang cepat dan penuh agar bisa menyeret para pelaku kekerasan dan ujaran kebencian ke pengadilan, untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna mencegah pengulangan, dan menegakkan  supremasi hukum tanpa pandang buku.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Sri Lanka Umumkan Darurat 10 Hari Pasca Kerusuhan Anti Muslim .

Serangan kekerasan anti Islam menyapu Distrik Kandy selama seminggu terakhir.

Kekerasan,  dipicu kematian seorang Buddha Sinhala yang diberitakan telah dipukuli sekelompok pria Muslim karena perselisihan lalu lintas, menyebabkan setidaknya dua orang tewas dan merembet pada perusakan masjid, pembakaran puluhan rumah, tempat usaha milik umat Islam.

Insiden menyebabkan lebih dari 200 toko, rumah dan kendaraan Muslim terbakar saat pertama kerusuhan.

https://www.youtube.com/watch?v=l_V-SOG_Fsg

Kekerasan anti Muslim juga membuat pemerintah Sri Lanka mengumumkan keadaan darurat selama 10 hari, memblokir semua media sosial dan akses internet, yang menjadi platform penyebaran sentimen kebencian agama.

Pemerintah telah mengajukan permintaan pada Facebook, Instagram, Viber dan Whatsapp untuk melakukan pemblokiran  di Kolombo, dan wilayah lain yang memiliki pergerakan kebencian anti Islam yang sporadis.

“Sri Lanka berada di ambang batas,” kata Alan Keenan, seorang peneliti di International Crisis Group.

“Serangan ini terorganisasi, terencana,” kata Alan Keenan. “Dan ada alasan bagus untuk percaya mereka sebagian dirancang untuk memancing tanggapan Muslim, yang kemudian akan membenarkan lebih banyak kekerasan terhadap umat Islam.”

Baca: OKI Meminta Pemerintah Sri Lanka Mencegah Aksi Kekerasan pada Umat Islam

Hari Jumat, Kepala Angkatan Darat Sri Lanka Mahesh Senanayake, yang melakukan kunjungan ke Kandy, sempat menjamin  untuk meningkatkan jumlah petugas keamanan dan mengendalikan keadaan masjid di seluruh negeri.

“Ada kecemasan di kalangan umat Islam terhadap serangan Buddha terhadap mereka pada hari Jumat …. Kami akan memastikan keamanannya, “katanya.

Pihak berwenang telah menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam dalam upaya untuk mengurangi kekerasan tersebut, kekerasan dan pembakaran masih berlanjut.

Muslim Sri Lanka mengatakan kepada Aljazeera bahwa mereka khawatir serangan akan terus berlanjut.

Sekitar 70 persen dari 21 juta penduduk Sri Langka menganut agama Buddha dan 10 persen merupakan pemeluk agama Islam (12 juta orang). Pemerintahan Presiden Maithripala Sirisena, pernah dikritik kelompok-kelompok hak asasi manusia dan diplomat karena tak cukup berbuat menumpas kelompok-kelompok garis keras Buddha, bertindak terhadap para penyerang anti-Muslim pada Juni tahun 2017 lalu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimBuddhadaruratKerusuhankerusuhan komunalMuslim Sri LankaPBBPerserikatan Bangsa-BangsaRohingyaSinhalaSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwanul Muslimin Tak Akan Pernah Mati
Tulisan selanjutnya India Perbolehkan Orang Berwasiat Euthanasia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?