Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Merayakan Pengunduran Diri Lieberman sebagai ‘Kemenangan Politik’

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 November 2018 09:44 9:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 November 2018 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas) menggambarkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman sebagai “kemenangan politik untuk Gaza”, di tengah gencatan senjata yang menimbulkan konflik internal penjajah.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan pada hari Rabu bahwa pengunduran diri Lieberman mengisyaratkan “pengakuan kekalahan dan kegagalan untuk menghadapi perlawanan Palestina”, menambahkan bahwa “ketekunan Gaza telah mengirim gelombang kejut politik” melalui Israel.

Lieberman mengatakan dia mengundurkan diri sebagai protes atas gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang dicapai dengan kelompok-kelompok pejuang di Gaza, tulis Aljazeera.

Baca: Netanyahu Menerima Gencatan Senjata, Rakyat Gaza Turun Jalan Sambut Kemenangan

Gencatan senjata,  diumumkan pada Selasa oleh faksi-faksi yang dipimpin Hamas, dimaksudkan untuk mengakhiri dua hari serangan udara penjajah atas Gaza setelah ‘operasi rahasia Israel’ yang gagal di wilayah itu, dan dibalas faksi Palestina dengan tembakan roket.

Setidaknya 15 warga Palestina dan dua orang Israel tewas dalam dua hari dalam kekerasan terburuk yang terjadi dalam dua tahun.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Bahkan, serangan roket militan Gaza menjangkau kota di tepi Laut Merah, Ashkelon, berjarak hanya 50 kilometer dari Tel Aviv. Satu orang tewas di kota itu.

Baca:  Usai Bunuh Komandan al-Qassam, Zionis Hujani Gaza 370 Roket

“Apa yang terjadi kemarin, kesepakatan gencatan senjata melalui proses dengan Hamas, menyerah pada teror. Itu tidak memiliki arti lain,” kata Lieberman, dikutip dari AFP.

“Apa yang dilakukan negara sekarang adalah membeli kesenyapan (gencatan senjata) jangka pendek dengan harga yang bisa merusak jangka panjang lebih parah terhadap keamanan nasional,” ujarnya lagi.

Lieberman mengundurkan diri karena tak sepakat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang memenuhi permintaan Hamas untuk gencatan senjata. Aksi saling serang pada Ahad dan Senin merupakan ekskalasi terparah sejak perang tahun 2014.

Pengunduran diri Lieberman secara signifikan melemahkan pemerintah koalisi yang berkuasa Netanyahu dan tampaknya akan membawa Pemilu dipercepat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Avigdor LibermanBenyamin Netanyahugazagencatan senjataHamas Brigade Izzuddin al QassamisraelpalestinaRoketZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menimbang Isu Kebangkitan PKI
Tulisan selanjutnya Dari Nenek Lansia untuk Silatnas Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?