Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kapal Cape Ray Mulai Menetralisir Senjata Kimia Rezim Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2014 12:43 12:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2014 12:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kapal kontainer Amerika Serikat Cape Ray mulai menetralisir zat-zat kimia berbahaya yang merupakan cadangan senjata kimia milik rezim Presiden Bashar Al-Assad, kata Departemen Pertahanan AS.

Kapal tersebut, yang berada di perairan internasional Laut Tengah, mulai memproses 600 metrik ton senjata kimia dan bahan mentah untuk pembuatannya, kata jurubicara Pentagon Kolonel Steve Warren Senin (7/7/2014) dilansir Aljazeera.

Pemerintah AS mengatakan, material yang diproses itu termasuk gas mustard dan komponen-komponen gas sarin.

Material senjata kimia itu diangkut ke atas kapal Cape Ray awal Juli oleh kapal yang mengangkutnya dari Suriah.

Assad tahun lalu setuju untuk menunjukkan gudang dan menyerahkan cadangan senjata kimianya dengan imbalan tidak diserang oleh pasukan Amerika Serikat dan sekutunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Warren mengatakan Cape Ray membutuhkan waktu sekitar 60 hari untuk menetralisir senjata kimia Suriah dan bahan pembuatnya itu.

Cape Ray dilengkapi dengan sistem hidrolisis yang menggunakan zat semacam air, sodium hidroksida dan sodium hipoklorit untuk menjadikan senjata kimia tersebut cukup aman untuk dibuang ke tempat lain.

Menurut Warren, bahan yang sudah diproses akan diangkut ke Finlandia dan Jerman.

Rezim Assad menggunakan senjata kimia di sejumlah daerah sehingga menimbulkan korban nyawa warga sipil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Tips Amaliah Mengisi Ramadhan
Tulisan selanjutnya FKH UWKS Semarakkan Kampus dengan Kajian Ramadhan dan Buka Bersama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?