Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara Bagian Montana Amerika Serikat Melarang TikTok di Ponsel Pribadi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 April 2023 10:58 10:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 April 2023 10:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Montana akan menjadi negara bagian di Amerika Serikat yang pertama melarang aplikasi TikTok dipasang di ponsel pribadi, jika RUU-nya disahkan.

TikTokk, yang dimiliki oleh perusahaan China ByteDance, oleh banyak negara dianggap membahayakan keamanan karena mengumpulkan bermacam data penggunanya.

RUU itu, yang dikenal sebagai SB 419, diloloskan oleh lembaga legislatif setempat dengan 54 suara mendukung dan 43 menolak. Apabila RUU ditandatangani oleh Gubernur Greg Gianforte, peraturan baru tersebut dapat mulai diberlakukan pada bulan Januari tahun depan.

Legislasi itu menjadikan ilegal bagi app stores untuk menawarkan TikTok. Akan tetapi, peraturan tersebut tidak melarang mereka yang sudah memasang TikTok di ponselnya untuk menggunakannya.

Pelanggar akan dikenai denda hingga $10.000, yang penegakannya akan dilakukan oleh Departemen Kehakiman Montana.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Gianforte, politisi Republik yang sebelumnya melarang aplikasi tersebut dipasang di perangkat pegawai pemerintah, diharapkan akan menandatanganinya, lapor BBC Jumat (14/4/2023).

Direktur FBI Christopher Wray mengatakan kepada panel Senat pada bulan Maret bahwa aplikasi tersebut “jelas memberikan tanda” adanya potensi masalah keamanan.

Montana mengajukan larangan TikTok dengan alasan bukan sekedar dianggap membahayakan keamanan tetapi juga karena platform itu menyajikan banyak tontonan tidak mendidik bagi anak belia dan muda yang diunggah dan dilihat banyak penggunanya, seperti “melempar benda-benda ke arah mobil yang sedang bergerak” atau “menyulut api pada cermin dan kemudian mencoba memadamkannya hanya dengan menggunakan bagian tubuh seseorang”.

Carl Szabo, wakil presiden dan penasihat umum NetChoice – sebuah serikat industri yang didalamnya juga terdapat TikTok – mengatakan bahwa kebijakan itu merupakan preseden buruk di mana pemerintah dapat mengupayakan pelarangan terhadap bisnis apapun meskipun tidak ada bukti jelas pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik usaha, lansir CBS yang merupakan mitra BBC di Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatByteDancechinaMontanaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar Politik Qatar Desak Mahmoud Abbas Mundur Demi Kepentingan Rakyat Palestina
Tulisan selanjutnya Tahun 2022 Iran Mengeksekusi 582 Orang Untuk Menakuti Rakyat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?