Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2024 Belum Berakhir Sudah 281 Pekerja Kemanusiaan Terbunuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2024 11:31 11:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2024 11:31
Bagikan
Sebuah kendaraan UNWRA di kamp pengungsi Palestina.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebanyak 281 pekerja penyalur bantuan sudah terbunuh sepanjang tahun 2024, menjadikannya sebagai tahun mematikan bagi tenaga kemanusiaan, kata pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Pekerja kemanusiaan terbunuh dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, keberanian dan kemanusiaan mereka dibalas dengan peluru dan bom,” kata Tom Fletcher, wakil sekjen PBB yang baru untuk urusan kemanusiaan dan koordinator bantuan darurat.

Tahun 2024 belum berakhir, tetapi “tonggak sejarah yang suram telah tercapai,” katanya, merujuk catatan 280 pekerja kemanusiaan tewas di 33 negara sepanjang tahun 2023.

“Kekerasan ini tidak dapat diterima dan menghancurkan operasi pengiriman bantuan,” kata Fletcher, seperti dilansir AFP Jumat (22/11/2024).

Serangan Israel yang menghancurkan Gaza telah meningkatkan jumlah korban, kata kantornya, dengan 333 pekerja bantuan sejauh ini sudah terbunuh di sana — sebagian besar dari badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA — sejak Hamas melakukan serangan pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

“Negara-negara dan pihak-pihak yang berkonflik harus melindungi para pekerja kemanusiaan, menegakkan hukum internasional, mengadili mereka yang bertanggung jawab, dan mengakhiri era impunitas ini,” kata Fletcher.

Para pekerja bantuan menjadi korban penculikan, dilukai, dilecehkan dan ditahan secara sewenang-wenang di sejumlah negara, termasuk di Afghanistan, Republik Demokratik Kongo, Sudan, dan Ukraina.

Kantor Fletcher mengatakan bahwa sebagian besar kematian dialami staf lokal yang bekerja dengan organisasi non-pemerintah, badan PBB, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

“Kekerasan terhadap tenaga kemanusiaan merupakan bagian dari tren yang lebih luas yang membahayakan warga sipil di zona konflik,” imbuhnya.

“Tahun lalu, lebih dari 33.000 kematian warga sipil tercatat dalam 14 konflik bersenjata – lonjakan sebesar 72 persen dari tahun 2022,” paparnya.

Pada bulan Mei, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi guna menanggulangi lonjakan kekerasan terhadap tenaga kemanusiaan. Pekan depan PBB akan membahas langkah-langkah untuk melindungi mereka dan menuntut pertanggungjawaban pelakunya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kemanusiaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Industri Mobil Jerman Lesu Bosch akan PHK 5.000 Pekerja
Tulisan selanjutnya Kurikulum Sekolah Dasar Berbasis Bibel di Texas Siswa yang Ikut Pelajarannya Diberi Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?