Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Belanda akan Percepat Proses Deportasi Pencari Suaka Terlibat Kriminal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Januari 2025 19:27 7:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Januari 2025 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Keimigrasian Belanda Marjolein Faber berencana untuk mengubah aturan sehingga para pencari suaka berusia di bawah 18 tahun yang menjadi terpidana kejahatan serius bisa dideportasi lebih cepat.

Saat ini, pengungsi di bawah umur bisa kehilangan izin tinggal atau ditolak statusnya sebagai pengungsi apabila mereka menjadi terpidana tindak kejahatan dengan hukuman minimal 6 bulan penjara.

Hal ini merupakan pilihan politik dan bukan bagian dari kesepakatan internasional apapun, mengingat Faber bebas untuk melakukan perubahan, lansir Dutch News Kamis (16/1/2025).

Menteri Keimigrasian itu sekarang ingin setiap vonis hukuman tindak pidana serius dimasukkan ke dalam pertimbangan ketika memutuskan apakah akan mencabut atau menolak izin bermukim pendatang asing.

Faber pertama kali mengungkap hal itu pada Desember 2024, tetapi sekarang diangkatnya lagi menyusul penerbitan laporan rinci tentang sebuah kasus pemerkosaan di Helmond pada akhir 2023.

Baca Juga

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza

Dalam kasus tersebut, lima pencari suaka – yang semuanya berusia di bawah 18 tahun dan berada di Belanda tanpa Keluarga – menyerang dan memperkosa berkali-kali seorang wanita yang duduk di taman.

Dalam laporan yang dirilis hari Senin (13/1/2025) itu, disebutkan bahwa empat terdakwa dihukum kurungan sampai 15 bulan di penjara anak karena memperkosa, sementara terdakwa kelima dihukum penjara empat bulan karena serangan seksual.

Faber mengatakan dia tidak tahu apakah anak-anak muda itu memiliki izin tinggal atau dari mana mereka berasal, tetapi mengatakan IND akan dapat menerapkan aturan baru kepada mereka.

“Dan saya berasumsi bahwa mereka saat ini berada dalam tahanan, sehingga kita tahu di mana mereka dan kita dapat mendeportasi mereka.”

Ringannya hukuman yang diberikan juga menimbulkan keributan politik. Ketika divonis para terdakwa berusia 16 dan 17 tahun, dan berdasarkan hukum pidana yang berlaku di Belanda untuk dewasa hukuman maksimalnya 12 tahun penjara.

Tahun lalu, 960 orang asing yang menjadi terpidana kejahatan serius dideportasi setelah menjalani sekitar 80% dari total hukumannya, lapor Telegraaf awal pekan ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandadeportasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Nenek-Nenek Penggali Kuburan
Tulisan selanjutnya Menteri Abdul Mu’ti: Libur Ramadhan Diganti Pembelajaran  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Berita
2 November 2026 12:57
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’

3 November 2026 11:47
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa.
Berita

Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

3 November 2026 11:01
Berita

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an

2 November 2026 18:51
Berita

Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’

2 November 2026 18:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?