Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Analisis Intelijen Amerika Sebut Masa Depan di Palestina Milik Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Desember 2012 05:21
Bagikan
PM Palestina, Ismail Haniyah dan Khalid Misy'al dalam ultah HAMAS
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah analisis intelijen Amerika menegaskan bahwa pimpinan-pimpinan bangsa Palestina tunduk kepada perubahan besar yang terjadi di gerakan Hamas yang popularitasnya naik. Sementara pesaingnya Fatah mengalami penurunan terus menerus.

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), analisis yang dilansir situs  Stratfor Global Intelligence yang dikepalai oleh George Fridman, dosen di akademisi pertahanan nasional Amerika bahwa kunjungan Mahmud Abbas dan Ketua Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al ke Turki belakangan menunjukkan usaha kedua kedua pihak untuk mengakhiri perpecahan.

Analisis juga menegaskan, sebenarnya Zionis-Israel bisa mencegah naiknya popularitas Hamas namun hal itu tidak mungkin dilakukan di tengah situasi Arab Spring dan naiknya kelompok Islam sehingga popularitas Hamas makin tak terbendung. Bukti naiknya popularitas Hamas adalah selama agresi Israel ke Jalur Gaza  terakhir pada November lalu.

Analisis menambahkan, kunjungan Khalid Misy’al ke Gaza pasca agresi Israel setelah sebelumnya dilarang selama setengah abad kira-kira menambahkan dukungan kepada Hamas terutama larangan itu berlaku selama di pemerintahan rezim Husni Mubarak.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Apalagi Hamas kini makin diakui oleh pemain di wilayah regional kepada Hamas seperti Doha, Amman, dan negara-negara Arab lainnya.

Analisis Amerika ini mengisyaratkan, Misy’al berhasil menguatkan Hamas selama Miladnya sepekan lalu yang dihadiri oleh delegasi-delegasi dan tokoh penting luar negeri ketika sang pemimpin itu menegaskan bahwa kini sudah waktunya Hamas dan Fatah mengakui kesalahannya dan kembali kepada persatuan. Hamas pun mendukung Palestina sebagai negara non anggota di PBB.

Selama ini usaha menyatukan Fatah dan Hamas berakhir gagal karena keberpihakan negara-negara Arab kepada kepentingan Fatah, kecuali Damaskus dan Teheran namun Arab Spring mengubah segalanya.

Selain itu, Turki juga menekan Abbas agar mengambil inisiatif dalam urusan internasional dan memberikan peluang kepada Hamas terutama di Tepi Barat agar bermain peran dalam urusan pemerintah dalam negeri.

Abbas yang berkunjung ke Turki juga sadar benar akan dukungan Turki kepada Hamas dan kemampuannya untuk bekerja bersama-sama dengan Fatah dan tidak boleh mengesampingkan Hamas.

Bahkan Fatah dan Hamas sepakat memberikan izin memperingati milad Hamas ke-25 di Tepi Barat dan sebaliknya Fatah juga akan memperingati miladnya bulan depan di Gaza.

Menurut analisis intelijen Amerika ini, Fatah memanfaatkan kemenangan Hamas dengan memperkuat sikapnya ke PBB.

Pada saat Hamas naik popularitasnya, Fatah justru kini identik dengan tokoh-tokoh tua dan korup.

Analisis ini menegaskan, Israel menyadari bahwa Hamas akan kembali menanjak popularitas secara bertahap di wilayah Palestina karena perubahan-perubahan politik di kawasan.

Kerugian

Sementara itu, Komite Pengendalian Kerusakan di Departemen Perhubungan Palestina menegaskan bahwa kerugian di sektor perhubungan dan transportasi di Jalur Gaza mencapai 3 juta dolar. Kerusakan serangan Zionis-Israel berupa kerndaraan, bengkel dan show room kendaraan.

Menurut Komite, sekitar 120 kasus milik warga yang sudah dikendalikan kerugiannya selama pendokumentasian kerusakan kendaraan, bengkel dan show room di setiap kasus.

Komite menyebutkan bahwa kerugian di sektor transportasi ini adalah kerugian langsung. Adapun yang tidak langsung belum dihitung. Di antara yang sudah dihitung adalah kerusakan kendaraan dan alat-alat berat milik pemerintah Palestina mencakup sejumlah kementrian, yang sebagian besarnya hancur selama serangan Israel ke kantor-kantor pemerintah. Komite masih terus bekerja menerima permintaan warga dari seluruh propinsi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din: Silaturahmi Salah Satu Kekuatan Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Iran Berjanji Tak akan Membiarkan Penggulingan Bashar al Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara

Berita
30 September 2026 18:30
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Terbaru

  • Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam
  • Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
  • Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
  • “Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
  • Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
  • Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi
  • Menlu AS Bicarakan Perlucutan Senjata Hizbullah dengan Raja Yordania
  • Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
  • Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
  • Ustadz Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?