Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pengamat: Zionis Ingin Kuasai Sepenuhnya Masjidil Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2015 18:49 6:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2015 18:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pengamat hubungan Palestina-‘Israel’ memperingatkan skenario berbahaya Zionis untuk menguasai seluruh tempat suci ummat Islam, Masjidil Aqsha. Belakangan ini, penjajah Zionis kian memperketat kontrolnya terhadap kaum Muslim dengan melarang mereka memasuki Masjid al-Aqsha untuk beribadah, serta mengambil kartu identitas mereka di pintu masuk.

Selasa(25/08/2015) lalu, para serdadu penjajah Zionis menetapkan syarat bahwa jamaah Muslim harus meninggalkan kartu identitas mereka di pintu masuk dan tidak berlama-lama di dalam masjid.
Penjajah menegaskan, siapapun yang melanggar batas waktu yang ditentukan maka kartu identitas mereka akan diserahkan ke markas militer Qashla, menjalani pemeriksaan dan dikenakan sanksi.

zionis3

Menurut para pengamat, langkah-langkah penjajah Zionis melanggar hak jamaah Muslim untuk beribadah kian meningkat. Kemarin (27/8), sejumlah besar pasukan Zionis masih berjaga-jaga di seluruh pintu masuk Masjid al-Aqsha. Para saksi mata mengatakan, penjajah Zionis membarikade seluruh gerbang masjid serta melarang wanita, pelajar, dan para pemuda Palestina masuk.

Itu berarti empat hari berturut-turut, Zionis melarang mereka masuk masjid. Kepala Sekolah Agama Al-Aqsha Ihad Sabri mengatakan, penjajah Zionis terus menerus menghalangi para siswi masuk. Kalau pun boleh masuk kompleks masjid, hanya melalui gerbang Hatta dan As-Silsila.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Lusinan wanita Palestinazionis2 yang dilarang masuk tetap berada di luar masjid. Para jamaah diberitahu bahwa mereka dilarang masuk masjid sebelum pukul 11 pagi. Karena, sejak pukul 7 pagi hingga 11 pagi hanya orang Yahudi yang diperbolehkan masuk masjid. Para pria lansia memang diperbolehkan masuk, tapi harus meninggalkan kartu identitas mereka pada penjajah. Sementara itu, kaum Yahudi garis keras malah bebas mengelilingi kompleks masjid dengan pengawalan ketat petugas penjajah Zionis. Orang-orang Yahudi bebas masuk ke dalam kompleks Masjid al-Aqsha melalui gerbang Maroko.

Pengamat Dr Jamal Amrou memperingatkan bahwa Masjidil Aqsha kini sedang menghadapi “skenario berbahaya”. Karena, penjajah Zionis terus membuka jalan bagi para pemukim ilegal Yahudi untuk menyerbu dan menajiskan Masjidil Aqsha.Dr Amrou mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan Zionis saat ini atas Masjidil Aqsha menyerupai pembagian waktu dan tempat yang diterapkan di Masjid Ibrahimi di Al-Khalil. “Zionis menyeret kita ke jurang pergolakan sekte,” katanya. Ia juga mendesak kaum Muslim dan Arab segera bertindak dan membawa pelaku penodaan Masjidil Aqsha ke hadapan pengadilan internasional.

Kriminalisasi Ribath

Senin (24/8) lalu, media Zionis melaporkan bahwa Menteri Keamanan Publik Zionis Gilad Erdan meminta Menteri Pertahanan Zionis Moshe Yalon melarang kelompok warga Palestina memasuki kompleks masjid. Kelompok yang dikenal sebagai Murabithiin (laki-laki) dan Murabithah (wanita) merupakan para relawan yang bersiaga di dalam kompleks masjid untuk mencegah kelompok Yahudi garis keras mengelilingi kompleks.

zionis4

Mengenai upaya kriminalisasi ribath (bersiaga), anggota biro politik Hamas Ezzat al-Resheq menyatakan itu merupakan kejahatan terhadap syiar Islam. Karena, ribath di Al-Aqsha merupakan ibadah dan keutamaan dalam syariat yang tidak boleh dinistakan. Ia menegaskan, upaya Zionis mengendalikan Al-Aqsha dengan mengkriminalisasi ribath tak akan berhasil.Karena, rakyat Palestina akan melawannya dengan segala upaya.* (Sahabat Al-Aqsha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meredakan Kemarahan Suami (3)
Tulisan selanjutnya Nigeria Peringati 500 Hari Penculikan Ratusan Gadis Chibok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren

Berita
16 September 2026 15:00
Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah

Terbaru

  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?