Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tunisia Penjarakan Tokoh Oposisi Rached Ghannouchi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2023 08:54 8:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2023 08:54
Bagikan
Rachid Al-Ghannouchi
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan Tunisia menjatuhkan hukuman penjara satu tahun atas tokoh oposisi pemimpin partai Islam Ennahda Rached Ghannouchi.

Media lokal melaporkan Ghannouchi juga dihukum denda 1.000 dinar ($326, €300), lansir DW Senin (15/5/2023).

Dia ditangkap dan ditahan sejak bulan Februari dengan tuduhan merencanakan makar untuk membahayakan keamanan negara setelah dia dituduh menyebut para petugas kepolisian sebagai “tiran”. Dia juga memperingatkan bahwa “perang saudara” bisa terjadi apabila pemerintah berusaha memberantas oposisi dari kelompok sayap kiri dan kelompok Islam.

Ghannouchi merupakan bekas ketua parlemen dan pemimpin Parati politik berbasis Islam Ennahda. Partainya menempati kursi terbanyak di parlemen sebelum Presiden Kais Saied membubarkan parlemen pada Juli 2021.

Ghannouchi menolak untuk hadir di pengadilan bulan lalu dan mengatakan bahwa persidangan itu bermotif  politik dan dibuat-buat.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Ghannouchi termasuk di antara lebih dari 20 tokoh oposisi yang ditangkap sejak Februari, termasuk pengusaha-pengusaha ternama dan mantan menteri.

Presiden Saied telah menghabiskan lebih dari satu setengah tahun untuk mengkonsolidasikan kekuasaan di tangannya dan memerintah dengan mengeluarkan dekrit.

Awal tahun ini, parlemen Tunisia mengadakan rapat pertamanya sejak dibekukan Presiden Saied pada 2021. Anggota parlemen dipilih pada Januari dan Desember, dalam jajak pendapat yang diboikot oleh partai-partai oposisi. Pemungutan suara itu hanya diikuti oleh 11% dari warga pemilik suara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EnnahdaRached Ghannouchitunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti Mengungkap Adanya Bahasa Rahasia pada Tanaman
Tulisan selanjutnya Login Ulang Rona Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?