Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ibu-Ibu Druze Israel Menolak Anak Mereka Ikut Wajib Militer

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2023 23:19 11:19 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Agustus 2023 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sekelompok wanita dari komunitas Druze menolak untuk mengirimkan anak-anak mereka untuk mengikuti wajib militer di militer zionis Israel, lapor lembaga penyiaran nasional Kan.

Menurut saluran berbahasa Ibrani itu, para wanita dari semua desa Druze di negara itu mengirim surat kepada pemimpin spiritual sekte tersebut, Syekh Mowaffaq Tarif, yang memberitahukan kepadanya bahwa mereka telah memutuskan untuk tidak mengirimkan anak laki-laki mereka untuk mengikuti wajib militer.

Menurut Kan, tindakan para wanita Druze ini diyakini sebagai bentuk protes atas kegagalan pemerintah dalam menanggapi tuntutan untuk membekukan perintah pembongkaran, membatalkan denda, dan menyetujui perluasan desa-desa Druze.

Surat kabar Yedioth Ahronoth pada Januari 2020, mencatat bahwa jumlah pemuda yang menolak wajib militer ini terus meningkat. Pada 2007 tercatat 25 persen dan kemudian naik secara bertahap dari 26,9 persen pada 2015 menjadi 30 persen pada 2018, mencapai 32,9 persen tahun lalu.

Sementara, Quds Press mengutip media Yahudi melaporkan bahwa seperempat dari semua pemuda Israel menghindari perekrutan pada tahun 2007, dan proporsinya tumbuh menjadi 26,9 persen pada tahun 2015, 30 persen pada tahun 2019 dan sekarang berada pada sepertiga.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sebagaimana diketahui, semua anak berusia 18 tahun di Israel wajib bertugas di militer. Pria wajib militer selama 32 bulan sementara perempuan melaksanakan wajib militer hanya 24 bulan.

Sementara Kepala Staf Angkatan Darat, Aviv Kochavi memerintahkan untuk membuat rencana darurat untuk mengatasi situasi ini.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Druzeisraelwajib militerZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Jamaah Haji Masih Hilang, Kemenag: Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Tulisan selanjutnya Ribuan Amunisi Bekas Perang Ditemukan di Bawah Bangunan Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?