Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bantu Intelijen Amerika Mujahidin Iran Bukan Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2012 12:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat menghapus organisasi Mujahidin e-Khalq (MEK) dari daftar terorisnya, lansir Euronews (21/9/2012).

Kelompok MEK dulu mendukung penggulingan para pemimpin spiritual Iran dan berperang bersama pasukan Saddam Hussein pada perang Iraq-Iran tahun 1980an.

Sejak Presiden Saddam Hussein ditumbangkan lewat invasi militer Amerika Serikat tahun 2003, dan Washington mendudukkan para tokoh Syiah Iraq dalam pemerintahan, MEK tidak lagi mendapat tempat di hati penguasa di Baghdad.

MEK dimasukkan dalam organisasi teroris oleh Amerika Serikat sejak tahun 1997. Kelompok itu mengecam kekerasan yang terjadi di masa lampau dan berupaya dihapuskan namanya dari daftar teroris buatan Gedung Putih.

Bekerjasama dengan intelijen AS

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir BBC (22/9/2012), rekomendasi rahasi penghapusan MEK dari daftar teroris AS itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Hillary Clinton kepada Kongres.

Seorang jurubicara Deplu AS belum mengkonfirmasi apa isi pendapatnya, namun Kongres menyambut baik keputusan itu.

“Saya tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi isinya karena ini rahasia, tetapi kami mengatisipasi untuk dapat memberikan pernyataan publik mengenai itu sebelum 1 Oktober,” kata Victoria Nuland.

“MEK sejak lama meninggalkan kekerasan dan dalam beberapa tahun terakhir, telah aktif bekerja sama dengan agen intelejen AS untuk mendapatkan informasi dan aktivitas di dalam negeri Iran,” kata anggota Kongres dari Partai Republik Ted Poe, anggota komite kantor hubungan luar negeri yang memimpin dukungan bagi MEK dalam pernyataannya.

Anggota parlemen lain, Dana Rohrabacher, juga mengatakan, “Saya sangat gembira mengetahui bahwa departemen luar negeri telah setuju untuk mencabut Mujahidin, atau MEK, dari daftar organisasi teroris internasional. MEK merupakan warga Iran yang menginginkan (kehidupan) sekular, perdamaian dan pemerintah demokratik.”

Inggris telah mencoret kelompok ini dari daftar teroris pada 2008 , kemudian disusul oleh Uni Eropa pada 2009 lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikairanold migrateteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Syiah: “Kami Hormati semua Mazhab Islam kecuali Wahabi”
Tulisan selanjutnya Mutawif Wanita Ingin Terjun ke Lapangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?