Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumlah Orang Kelaparan di Prancis Makin Bertambah

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Desember 2012 11:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan sebuah lembaga amal di Prancis meminta bantuan kepada masyarakat agar ikut membantu menyediakan makanan bagi orang-orang yang membutuhkan, sebab permintaan makan gratis semakin tinggi.

Seruan “minta tolong” sebuah lembaga swadaya masyarakat Prancis ini mengindikasikan bahwa krisis ekonomi yang menghantam negeri itu semakin parah.

Olivier Berthe, pimpinan Les Restaurants du Coeur (restoran yang melayani dengan hati-red), yang membagikan paket makanan dan menyediakan makan malam hangat kepada orang-orang yang membutuhkan, mendesak para donatur dan pemerintah agar memberikan lebih banyak bantuan, karena mereka menghadapi kenaikan tajam permintaan makanan gratis.

Hanya satu bulan setelah meluncurkan kampanye tahunan musim dinginnya, organisasi itu melaporkan terjadi kenaikan 12 persen jumlah orang yang mengetuk pintunya. Menurut Berthe, jumlah orang miskin yang meminta makan naik 100.000 dibanding tahun lalu.

Ini bukan kenaikan, ini merupakan ledakan,” kata Berthe kepada radio Prancis RTL pekan ini dikutip France24 (29/12/2012).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jumlah seperti ini belum pernah kami lihat sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Berthe, kondisinya semakin memburuk dan masyarakat harus ikut berpartisipasi.

“Jika para donatur kami tidak bereaksi, maka kami tidak sanggup menanganinya,” imbuh Berthe.

Pada musim dingin 2011/2012 Les Restaurant du Coeur membagikan 115 juta makanan gratis, bandingkan dengan hanya 8,5 juta paket makanan pada tahun 1985, saat baru diluncurkan oleh aktor komedi Prancis Coluche.

Tuntutan Berthe agar masyarakat dan pemerintah lebih berperan dalam membantu rakyat miskin, seiring dengan tekanan yang dihadapi pemerintah soal kemiskinan yang terus meningkat di Prancis.

Survei terbaru menunjukkan satu dari dua orang warga Prancis merasa diri mereka miskin atau merasa akan jatuh miskin di kemudian hari.

Awal Desember ini Perdana Menteri Jean-Marc Ayrault mengumumkan bahwa pemerintah akan menambah anggaran kesejahteraan rakyat hingga 2,5 juta euro untuk lima tahun mendatang. Uang itu antara lain dipakai untuk bantuan perumahan dan penyediaan lapangan kerja bagi pemuda.

Dua tahun belakangan, pemerintah dan politisi Prancis di media terdengar lebih sibuk melarang cadar dan kerudung serta membidik kelompok Islam ketimbang mengurusi perekonomian negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kelaparanold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Krismon, Warga Inggris Belanja Natal dengan Mengutang
Tulisan selanjutnya Mereka yang Tak Peduli Pergantian Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?