Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Migran Eritrea Berunjuk Rasa Minta Suaka ke Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2015 23:23 11:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2015 22:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan pencari suaka asal Eritrea berunjuk rasa di Israel hari Kamis (25/6/2015) guna mendesak agar diambil tindakan terhadap rezim di negara mereka saat ini dan meminta pengakuan sebagai pengungsi.

Unjuk rasa dilakukan setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa merilis sebuah laporan yang memaparkan tentang dugaan pelanggaran HAM di negeri tanduk Afrika itu, serta ribuan orang Eritrea sedang mencari suaka.

Unjuk rasa berlangsung di luar kantor perwakilan Uni Eropa di Israel di Ramat Gan, sebuah kawasan komersial di pinggiran Tel Aviv. Polisi memblokade daerah sekitar gedung.

Ratusan orang yang berunjuk rasa secara damai itu mendukung laporan PBB dan mendesak negara-negara Eropa dan Israel agar memberikan status pengungsi kepada orang-orang Eritrea yang lari menyelamatkan diri dari rezim sekarang ini.

“Eritrea diperintah dengan rasa takut, bukan dengan hukum,” bunyi tulisan yang diusung pengunjuk rasa yang mengibar-kibarkan bendera Eritrea dan Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Orang Eritrea meninggalkan rumah-rumah mereka dan negara mereka bukan karena mereka menginginkan pekerjaan yang lebih baik, atau ingin mobil, atau TV plasma. Kami meninggalkan rumah-rumah karena kami … dilahirkan untuk merdeka dan hidup secara bermartabat dan aman,” bunyi pernyataan yang dibuat pihak penyelenggara unjuk rasa.

Hari Rabu (24/6/2015), seorang pakar PBB menyeru agar dilakukan penyelidikan guna memutuskan apakah pemerintah Eritrea harus dibawa ke meja hijau atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan menyusul laporan PBB tersebut.

Laporan setebal hampir 500 halaman yang disusun setelah satu tahun investigasi, memaparkan bagaimana Eritrea di bawah rezim tangan besi Isaias Afwerki selama 22 tahun telah memunculkan sistem represif di mana rakyat ditangkap tanpa sebab yang jelas, ditahan, disiksa, bahkan dibunuh atau dihilangkan.

Laporan itu menyebut pelanggaran terjadi “dalam skala dan cakupan yang sangat jarang bisa ditemukan di tempat lain”, atau singkatnya kejahatan rezim di Eritrea saat ini sangat keterlaluan.

Puluhan ribu orang asal Eritrea dan Sudan mencari suaka di Israel dalam beberapa tahun belakangan.

Menurut kelompok-kelompok peduli HAM, dari sekitar 30.000 orang Eritrea yang sudah tiba di Israel, hanya 4 yang sudah diberi status resmi sebagai pengungsi, lapor AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjajah Israel Cabut Izin Shalat 500 Warga Gaza ke Masjid Al-Aqsa
Tulisan selanjutnya Inilah Dua Perusak Perisai Puasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?