Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

[Video] Empat Anak “Babi Liar” Sudah Diselamatkan dari Gua yang Terendam Banjir di Thailand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2018 12:35 12:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2018 21:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aksi penyelamatan 12 anak Thailand yang tergabung dalam tim sepak bola Wild Boar (Babi Liar) beserta seorang pelatihnya yang terjebak dalam gua Tham Luang yang terendam banjir di Chiang Rai, Thailand, hari ini dimulai. Sampai Ahad (8/7/2018) malam ini pukul 21:14 WIB (sama dengan standar waktu Bangkok) dikabarkan 4 orang anak sudah berhasil diselamatkan.

Laporan BBC edisi bahasa Vietnam menyebutkan bahwa helikopter pertama sudah mendarat di rumah sakit di Chiang Rai. Sementara jurnalis BBC Nick Beake membagikan foto kedatangan dua mobil ambulan di rumah sakit di Chiang Rai yang terletak tidak jauh dari gua lokasi kejadian. Dia melaporkan lewat Twitter bahwa Angkatan Laut Thailand mengatakan sejauh ini 4 anak sudah berhasil diselamatkan.

Seiring perkembangan situasi di lapangan, AFP dan Reuters melaporkan bahwa enam anak sudah berada dalam posisi aman.

Namun, dalam konferensi pers pukul 21:00 pimpinan operasi penyelamatan itu, Narongsak Osottanakom, mengkonfirmasi bahwa 4 anak sudah dibawa keluar dari gua, semuanya dalam kondisi “sempurna”.

Narongsak mengatakan bahwa operasi untuk hari ini dihentikan. Mereka memerlukan 10 jam untuk menyiapkan misi selanjutnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anak pertama dibawa keluar gua pada pukul 17:40 waktu setempat. Semua 4 anak tersebut sudah sampai di rumah sakit dengan selamat.

Operasi akan dilanjutkan hari Senin (9/7/2018).

Sebelumnya dikabarkan oleh Florian Witulski, seorang jurnalis yang berbasis di Bangkok, bahwa dokter Australia yang bertugas memeriksa kondisi fisik dan kesehatan anak-anak itu memutuskan untuk lebih dulu menyelamatkan anak yang paling lemah. Dua belas anak anggota tim sepakbola Wild Boar itu berusia 11 sampai 16 tahun, sementara pelatihnya berusia 25 tahun.

  • Kursus Kilat Berenang dan Menyelam Untuk Remaja Thailand yang Terjebak Dalam Gua Terkepung Banjir

Dalam infografis yang dimuat BBC, dijelaskan antara lain cara anak-anak itu –yang hampir semuanya tidak dapat berenang– dikeluarkan dari gua melewati ruang-ruang yang terendam banjir. Dua penyelam mendampingi setiap satu orang anak. Penyelam pertama di depan berenang sambil membawa tabung oksigen yang dialirkan lewat selang untuk si anak bernapas. Anak itu juga diikat dengan seutas tali yang menghubungkan dirinya dengan penyelam pertama. Penyelam kedua berenang mengawal di belakang. Mereka berenang dan menyelam sambil berpegangan ke tali pemandu.

  • [Video] Seperti Ini Sulitnya Kondisi Gua di Thailand Tempat Sekelompok Remaja Terjebak Banjir

Aksi penyelamatan anak-anak yang terjebak dalam gua banjir di kawasan pegunungan itu melibatkan 50 penyelam profesional dari berbagai negara, serta didukung oleh 40 penyelam dari pasukan khusus Navy SEAL Thailand. Tiga penyelam Inggris yang dimintai bantuan oleh Thailand yang pertama kali menemukan anak-anak itu di setelah mereka 9 hari terjebak di dalam gua (lihat video di bawah).

Seorang sersan mantan anggota Navy SEAL Thailand, Saman Kunan, hari Jumat (6/7/2018) siang hari meninggal dunia saat melakukan tugasnya membawa tabung-tabung oksigen yang diperlukan dalam operasi penyelamatan itu. Komandan Navy SEAL Thailand Arpakorn Yookongkaew mengatakan bahwa Kunan meninggal dunia ketika melakukan penyelaman untuk memasang tabung-tabung oksigen di sepanjang jalur banjir yang akan dilalui 12 anak dan pelatihnya tersebut. Tabung oksigen diperlukan di sepanjang rute karena cadangan oksigen alami dalam gua semakin menipis, akibat banyaknya orang yang aktif terlibat dalam operasi penyelamatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Protes di Brussels Menjelang Kehadiran Trump dalam KTT NATO
Tulisan selanjutnya PII: Pengawasan Izin dan Operasional Kapal Sangat Lemah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?