Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Bertambah, Jepang Nyatakan Gelombang Hawa Panas Bencana Alam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2018 22:33 10:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juli 2018 05:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan meteorologi Jepang menyatakan gelombang hawa panas yang menyapu negeri sakura beberapa hari belakangan ini sebagai bencana alam, dengan korban nyawa sedikitnya 65 orang yang tercatat sejak pekan kemarin.

Seorang jubir lembaga meteorologi memperingatkan bahwa suhu udara dengan tingkat panas yang belum pernah terjadi sebelumnya sedang menghampiri sejumlah daerah di Jepang.

Lebih dari 22.000 orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat sengatan panas, hampir setengahnya merupakan manula, kata para pejabat seperti dilansir BBC Selasa (24/7/2018).

Hari Senin, kota Kumagaya melaporkan suhu udara mencapai 41,1C rekor tertinggi yang pernah tercatat di Jepang.

Ahli prakiraan cuaca mengatakan gelombang panas tersebut belum menunjukkan akan segera berakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di ibukota Tokyo bagian tengah, temperatur melebihi 40C, juga rekor tertinggi yang pernah tercatat di kota metropolitan itu.

Badan meteorologi memperingatkan kemungkinan suhu udara 35C atau lebih akan berlanjut sampai awal bulan Agustus.

“Kita mengalami suhu panas dalam tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di sejumlah daerah,” kata Motoaki Takekawa, jubir badan meteorologi. Oleh karena gelombang hawa panas ini merenggut banyak nyawa orang, maka “kami mengakuinya sebagai bencana alam.”

Di Prefektur Ibayaki, sebelah utara Tokyo, seorang wanita berusia 91 tahun ditemukan pingsan di lapangan dan kemudian dinyatakan wafat di sebuah rumah sakit. Di Saitama –yang letaknya berdekatan– dua wanita jompo ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumah mereka.

Oleh karena kurang dari 50 persen sekolah di Jepang dilengkapi dengan pendingin udara, jubir pemerintah Yoshihide Suga mengatakan liburan musim panas bisa saja diperpanjang demi melindungi keselamatan anak-anak.

Masyarakat diimbau mengkonsumsi banyak air minum, menggunakan pendingin udara dan memperbanyak istirahat.

Orang-orang di sejumlah kota mengikuti upacara yang dikenal sebagai uchimizu (upacara air), menyiramkan air dingin ke trotoar panas guna mendinginkan jalan.

Gelombang panas di Jepang kali ini membuntuti hujan luar biasa deras yang menyebabkan banjir dan longsor di banyak tempat di bagian barat Jepang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Tak Bermaksud Meningkatkan Krisis dengan UEA
Tulisan selanjutnya Burberry Bakar Hampir €32 Juta Barang Dagangannya yang Tak Laku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?