Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pernyataan dari Pemerintah Jerman Meredakan Ketakutan Pengungsi Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2018 16:21 4:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2018 16:20
Bagikan
Pengungsi Suriah di Jerman
Bagikan

Hidayatullah.com –Pemerintah Jerman akan meredakan ketakutan para pengungsi Suriah dan mengatakan tak berniat mendeportasi mereka ke negeri asal, demikian dikitup  media asal Jerman, Deutsche Welle hari Rabu (09/08/2018).

Dikutip dari juru bicara Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, bahwasanya Pemerintah Jerman tidak memiliki niat untuk mendeportasi para pengungsi Suriah kembali ke negara mereka.

Kepastian resmi pemerintah Jerman ini keluar setelah pekan lalu muncul pernyataan adanya desakan untuk membahas pemulangan para pengungsi ke negara asal mereka, termasuk pengungsi Suriah.

Baca: Muslim Jerman Sambut Para Pengungsi Suriah

Pemulangan para pengungsi ini bertentangan dengan hukum internasional yang berlaku. Dalam kasus Suriah, masih ada ancaman yang mengancam mereka. Sesuai dengan pasal 33 dari Konvensi Internasional tentang Hak Asasi Manusia.

Sebelumnya, Kanselir Jerman, Angela Merkel menghadapi tekanan yang meningkat atas masalah krisis migran. Hampir 1,1 juta pencari suaka masuk ke Jerman pada tahun 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

German bersama Turki  pernah membahas antisipasi tingginya arus pengungsi baru yang akan memasuki Eropa. Selain Jerman, Turki merupakan negara kunci dalam masalah pengungsi. Negara ini merupakan salah satu persinggahan utama para pengungsi yang ingin menuju ke Eropa.

Baca: Pengungsi Suriah dan Afghanistan Bentrok di Jerman

Maret lalu, Kota Pirmasens tidak lagi menerima pengungsi. Langkah tersebut dilakukan setelah pertemuan antara pemerintah negara bagian dan tokoh masyarakat, yang mengatakan selama berbulan-bulan situasi ekonomi kota mereka terlalu sulit untuk membantu pencari suaka yang diterima.

“Kami siap memberikan bantuan jangka pendek kepada Pirmasens, karena kota ini dalam situasi khusus,” kata Menteri Integrasi Negara Bagian Rhineland-Palatinate Anne Spiegel dikutip Deutsche Welle.

Ada sekitar 500 ribu pengungsi asal Suriah di Jerman, menurut perhitungan terakhir dari Kantor Pemerintah.*/Ja’far Auzan Muzakki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaJermanpengungsisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Korban Gempa Membutuhkan Tim Medis dan Obat-obatan
Tulisan selanjutnya Jumatan Pertama Pengungsi Korban Gempa di Masjid Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?