Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Rohingya Menolak Direpatriasi dari Bangladesh ke Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2019 05:34 5:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2019 05:34
Bagikan
Salah satu perahu pengungsi Rohingya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Bangladesh mulai merepatriasi ribuan Muslim Rohingya yang tinggal di kamp-kamp pengungsi. Namun, upaya itu hari Kamis (22/8/2019) mandek setelah sekitar 300 keluar pengungsi menolak dikembalikan ke Myanmar, hampir satu tahun setelah upaya serupa gagal dilakukan sebab dihujani protes.

Pekan lalu, kedua negara mengatakan sepakat tanggal 22 adalah awal pemulangan 3.450 orang yang telah dinyatakan “bersih” oleh Myanmar, lapor Reuters. Jumlah itu merupakan bagian dari 730.000 orang yang melarikan diri dari kekejaman militer Myanmar yang membumihanguskan perkampungan mereka di Rakhine tahun 2017 dan memenuhi kamp-kamp pengungsi di Bangladesh.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan tindakan militer Myanmar di Rakhine terhadap Rohingya dilakukan dengan “tujuan genosida”.

PBB dan negara-negara Barat mengatakan tindakan keras militer Myanmar pada Agustus 2017 itu termasuk pembunuhan massal dan pemerkosaan berkelompok.

Pihak berwenang Myanmar mengatakan mereka siap menerima siapa saja yang kembali, tetapi para pengungsi khawatir mereka akan mendapatkan kekerasan lebih lanjut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak rencana repatriasi diumumkan, staf PBB dan Bangladesh mewawancarai mereka yang dinyatakan “bersih” oleh Myanmar, yang dipilih dari daftar berisi lebih dari 22.000 nama yang dikirimkan pihak Bangladesh ke Myanmar, guna memastikan apakah mereka benar-benar ingin kembali.

Mohammad Abul Kalam, petugas bantuan kemanusiaan Bangladesh, mengatakan bahwa tak satu pun dari 295 keluarga yang dikonsulatasikan sampai saat ini bersedia kembali ke kampung halamannya, meskipun sejumlah bus dan truk telah dipersiapkan untuk membawa mereka melintasi perbatasan.

“Ini merupakan proses yang berkelanjutan,” kata Kalam, seorang komisioner bantuan kemanusiaan dan repatriasi pengungsi Bangladesh lewat telepon.

Min Thein, direktur kementerian kesejahteraan Myanmar, mengatakan kepada Reuters bhawa petugas sudah dikirim untuk menyambut kedatangan orang-orang Rohingya yang kembali di perbatasan.

Akan tetapi Kyaw Swar Tun, direktur departemen administrasi umum negara bagian Rakhine, menolak memberikan komentar dengan berkata, “Tak ada yang dapat kami katakan.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshmyanmarrepatriasiRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesepakatan Miliaran Dollar antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab
Tulisan selanjutnya Petir Sambar Salib di Polandia 5 Tewas 100 Lebih Terluka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?