Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 di Afrika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2021 20:01 8:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2021 20:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—World Health Organization (WHO) mengeluarkan izin penggunaan darurat dua versi vaksin Covid-19 buatan Oxford-AstraZeneca, sehingga membuka jalan bagi pengirimannya ke negara-negara Afrika melalui skema COVAX.

COVAX adalah inisiatif global di mana negara-negara menyerahkan sejumlah dana untuk mendukung pengembangan vaksin dengan tujuan semua negara akan mendapatkan suplai vaksin yang ampuh secara adil.

“Negara-negara yang hingga saat ini belum memperoleh akses vaksin akhirnya akan dapat memulai vaksinasi terhadap para tenaga medis dan penduduknya yang berisiko,” kata Asisten Dirjen WHO Mariângela Simão.

Vaksin buatan Oxford-AstraZeneca memiliki efikasi 63,09% dan cocok bagi negara berpendapatan menengah ke bawah sebab prosedur penyimpanannya lebih mudah, kata WHO seperti dilansir BBC Senin (15/2/2021).

Sekelompok pakar imunisasi yang dikumpulkan WHO merekomendasikan vaksin tersebut untuk diberikan kepada semua kelompok umur di atas 18 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Vaksin yang akan dikirim ke Afrika itu diproduksi oleh AstraZeneca-SKBio di Korea Selatan dan  pabrik vaksin terbesar di dunia Serum Institute of India.

Afrika Selatan pekan lalu menangguhkan penyuntikan vaksin coronavirus buatan Oxford-AstraZeneca setelah hasil studi menunjukkan vaksin tersebut tidak terlalu manjur untuk mengatasi varian baru coronavirus yang merebak di negara itu yang diketahui jauh lebih mudah menular dibandingkan varian sebelumnya.

Coronavirus telah menjangkiti lebih dari 3,7 juta orang dan membunuh lebih dari 98.000 orang di benua itu. Jumlah sesungguhnya diyakini lebih banyak lagi, sebab sejumlah negara di Afrika tidak memberikan laporan perkembangan infeksi dan korban Covid-19, dan tes coronavirus masih relatif sedikit dilakukan karena terbentur minimnya dana dan tenaga kesehatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaAstraZenecacoronaviruscovid-19vaksinWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bilang Pria Berpendidikan Tak Akan Memperkosa, Menteri Pendidikan Afsel Dikecam
Tulisan selanjutnya BMOIWI: Din Keturunan Pejuang Kemerdekaan, Menuduhnya Radikal Salah Alamat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?