Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah ‘‘Israel’’ Gusur Desa Khan al Ahmar di Tepi Barat, Usir Warganya

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 September 2018 08:49 8:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 September 2018 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penjajah ‘‘Israel’’ hari Ahad 23 September 2018, memperingatkan warga desa Khan al-Ahmar yang dihuni Suku Badui untuk segera pergi. Tel Aviv menetapkan jatuh tempo delapan hari agar warga setempat menghancurkan rumah mereka dan pergi meninggalkan desa.

Peringatan pada hari Ahad datang hanya beberapa pekan setelah Mahkamah Agung ‘‘Israel’’ menolak banding terhadap pembongkaran Desa Khan al-Ahmar, Tepi Barat.

Unit kementerian pertahanan ‘‘Israel’’ yang mengawasi urusan sipil di Tepi Barat mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung, penduduk Khan al-Ahmar menerima pemberitahuan hari ini yang mengharuskan mereka untuk menghancurkan semua bangunan, (hingga jatuh tempo) pada 1 Oktober 2018,” demikian seperti dikutip dari Aljazeera, Senin (24/9/2018).

“Jika Anda menolak, pihak berwenang akan menegakkan perintah pembongkaran sesuai keputusan pengadilan dan hukum.”

Baca: Dunia Bereaksi Ulah ‘Israel’ Hancurkan Desa Khan Al-Ahmar dan Serangan Brutal pada Wanita

Rencana penjajah ‘‘Israel’’ untuk menghancurkan desa, yang dihuni 180 orang, dan merelokasi penduduknya telah dikritik oleh Palestina dan menarik kecaman internasional.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Awal bulan ini, Inggris, Prancis, Jerman, Italia dan Spanyol memperbarui seruan mereka untuk ‘‘Israel’’ agar tidak menghancurkan desa, memperingatkan konsekuensi bagi penduduk, serta “prospek solusi dua negara”.

Menolak Pergi

Sementara itu, penduduk Khan al-Ahmar bersumpah tidak akan meninggalkan tanah mereka meski ada perintah untuk meninggalkan tempat itu.

“Tidak ada yang akan pergi. Kami harus diusir dengan paksa,” kata juru bicara desa Eid Abu Khamis kepada Aljazeera, menambahkan bahwa pertemuan warga akan diadakan kemudian tentang masalah itu.

Baca: ‘Israel’ Hancurkan Desa Khan Al-Ahmar dan Serangan Brutal pada Wanita 

Khamis mengatakan bahwa wacana penggusuran telah muncul sejak lama. ‘‘Israel’’ bahkan mengiming-imingi warga dengan menjanjikan akan memberikan insentif, jika mereka sepakat untuk pindah. Namun, warga menolak, mengatakan bahwa tanah itu adalah hak mereka sebagai warga Palestina.

“Jika kami ingin mengambil insentif ini, kami akan mengambilnya 30 tahun lalu, insentif terus berdatangan tetapi kami semua menolak.

“Kami tinggal di tanah kami, kami tidak akan pergi hanya karena paksaan.”

Yousef Abu Dahouk, ayah empat anak berusia 37 tahun, mengatakan kepada Aljazeera bahwa pasukan ‘‘Israel’’ memasuki desa dan mengayunkan persenjataan berat di depan anak-anak dekat sekolah yang juga diperkirakan akan dihancurkan.

“Pasukan ‘Israel’ mencoba memasuki sekolah tetapi para aktivis mencegah mereka. Setelah itu, mereka berjalan di sekitar desa, di antara rumah-rumah dan menjelajahi tempat itu, mencoba mencari tahu berapa banyak aktivis yang ada. Lalu mereka pergi.”

Baca: Zionis ‘Israel’ Menangkap Profesor Prancis di Tepi Barat karena Bela Warga Palestina

Prancis di Tepi Barat karena Bela Warga Palestina

Desa Khan al-Ahmar telah lama menjadi perhatian dunia internasional terutama kelompok pemerhati HAM. Negara-negara Eropa menyerukan ‘Israel’ untuk tak melanjutkan rencana penggusuran desa tersebut.

Namun, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tetap melakukannya setelah pada 5 September lalu, Mahkamah Agung ‘Israel’ menolak banding yang diajukan untuk menentang pembongkaran desa tersebut.

‘Israel’ menyebut desa itu dibangun tanpa izin, namun warga Palestina mengatakan,  tidak masuk akal membangun rumah mereka sendiri harus izin penjajah.

Otoritas penjajah ‘Israel’ telah menawarkan sejumlah tempat alternatif bagi penduduk Khan al-Ahmar, tapi warga desa mengatakan wilayah yang ditawarkan tidak memadai bahkan berdekatan dengan tempat pembuangan sampah dan pabrik pengolahan limbah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaduiisraelKhan al-AhmarpalestinapenjajahTepi BaratZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Sakit Kapal China Beri Pengobatan Gratis di Venezuela
Tulisan selanjutnya menolak gencatan senjata houthi Tokoh Pemberontak Syiah al Houthi ajak Warga Yaman Melawan Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?