Hidayatullah.com–Ramadhan 1434 Hijriah telah memasuki masa 10 hari terakhir. Pada masa ini kaum Muslimin dianjurkan untuk melakukan i’tikaf atau berdiam diri di masjid melakukan aktifitas ibadah. Di Jakarta banyak masjid-masjid yang menyelenggarakan i’tikaf untuk masyarakat umum.
Salah satu masjid yang menyelenggarakan i’tikaf adalah Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) yang beralamat di Jalan Kramat Jaya Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Panitia penyelenggara i’tikaf Masjid JIC tidak memungut biaya kepada para jama’ah.
“Insya Allah i’tikaf di sini (Masjid JIC) gratis. Ada sponsor yang menyediakan makan sahur dan berbuka bagi para jama’ah yang beri’tikaf di Masjid Islamic Center,” kata Rahmad Zailani Kiki, Ketua Panitia I’tikaf Masjid JIC kepada hidayatullah.com, Senin (29/07/2013) malam.
Panitia, kata Rahmad, juga mengundang para ustadz untuk mengisi ceramah pada malam i’tikaf. Untuk itu Rahmad meminta kepada kaum Muslimin di Jakarta dan sekitarnya untuk beritikaf di Masjid Raya JIC.
Berkaca pada Ramadhan tahun lalu, kaum muslimin yang beritikaf di Masjid Raya JIC mengalami pasang surut. Biasanya, jelas Rahmad, pada malam-malam ganjil jumlah jama’ah yang beri’tikaf di Masjid Raya JIC mengalami peningkatan.
“Ramadhan tahun ini tidak jauh beda dengan tahun lalu. Tetapi biasanya setiap tahun tercatat sekitar 100 jama’ah yang melakukan i’tikaf di Masjid JIC,” terangnya.*