Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Tunisia Sulit Beli Hewan Qurban Tahun Ini Mungkin Harus Utang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2023 12:50 12:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2023 12:50
Bagikan
Sacrificial animals are displayed for sale at a livestock market, ahead of the Eid al-Adha, in Tunis, Tunisia June 18, 2023. REUTERS/Jihed Abidellaoui
Bagikan

Hidayatullah.com– Warga Tunisia yang ingin menunaikan ibadah qurban tahun ini menghadapi kesulitan, karena harga ternak melonjak tinggi. Sebagian dari mereka bahkan berpikir untuk berutang agar dapat menyembelih seekor domba.

“Situasi ekonomi sangat buruk. Semua harga naik berlipat ganda dan gaji saya tidak cukup sampai akhir bulan,” kata Ridha Bouzid, yang baginya berqurban seekor domba untuk keluarganya pada Idul Adha sangat penting sehingga dia berpikir untuk berutang agar dapat membelinya.

“Gaji saya hanya 950 dinar sebulan. Apa yang tersisa?” kata Bouzid, membandingkan harga seekor domba tahun ini 900 dinar ($290) dengan gajinya sebulan. Tahun lalu, harga seekor domba dengan ukuran yang sama 750 dinar, lapor Reuters Selasa (20/6/2023).

Di pasar Borj El Amri di Tunis, Khaled Frekhi melihat-lihat domba bersama seorang putrinya yang masih kecil yang duduk di atas pundaknya.

“Kami tidak mampu membayar harganya,” ujar Frekhi, terpaksa melupakan keinginannya untuk berqurban tahun ini.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Perekonomian Tunisia sudah buruk sejak sebelum pandemi Covid-19, dan semakin terpukul dengan krisis ekonomi global yang disebabkan penyakit baru itu.

Bagi petani, kesulitan finansial diperberat dengan gagal panen karena hujan tidak kunjung datang, membuat masalah ekonomi semakin parah. Tidak dapat mengatasi biaya-biaya yang melonjak tinggi, banyak peternak sapi perah menjual sapi mereka tahun lalu, menyebabkan kelangkaan pasokan susu selama berbulan-bulan.

Di Borj El Amri, petani Nabil Rhimi, 38, mengatakan bahwa kekeringan merusak seluruh tanaman gandum dan barley, sehingga dia harus membeli pakan untuk domba-dombanya, yang harganya setinggi langit dan sulit untuk dijangkau.

Dia telah memutuskan untuk menjual 200 dari 350 dombanya karena dia tidak mampu memberi makan mereka. “Jika situasinya memburuk, saya akan menjual semuanya,” katanya kepada Reuters.

Rhimi tidak sendirian. Pengurus serikat petani Farmers Union Khaled Ayari mengatakan bahwa Tunisia memasok 1,2 juta domba untuk Idul Adha tahun 2022. Namun, tahun ini hanya ada sekitar 850.000. Serikat menolak impor domba untuk melindungi para petani dan peternak, katanya.

Haithem Jouini, seorang petani muda yang mewarisi ternak ketika ayahnya wafat, sering berpikir untuk hijrah ke luar negeri.

“Saya tidak bisa hidup seperti ini… hati saya hancur. Mengapa pemerintah tidak dapat membantu kami? Rakyat menderita.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:idul adhaQurbantunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Geledah Kantor Penyelenggara Olimpiade Paris 2024
Tulisan selanjutnya Membalas Serbuan Israel ke Jenin, Pejuang Palestina Tewaskan Empat Pemukim Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?